SELASA 22 NOVEMBER 2016

LAMPUNG---Upaya meningkatkan kemahiran dan kemampuan dalam pengelolaan laporan keuangan, penyusunan, serta transparansi anggaran, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar bimbingan tekhnis bagi para kepala satuan perangkat kerja daerah (SKPD). Mulai dari  bendahara pengeluaran, pembantu bendahara pengeluaran di satuan kerja, pejabat penatausahaan keuangan di satuan kerja se-lingkungan Kabupaten Lampung Selatan.

Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan.

Menurut Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan, Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Penyusunan laporan keuangan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Berbasis akrual tersebut sangat penting manfaatnya sehingga peserta harus benar benar mengikuti kegiatan tersebut dengan baik.

Kesempatan yang diberikan bagi para kepala SKPD, bendahara, pejabat penatausahaan keuangan tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah tentang standar akutansi pemerintah dan Peraturan Mendagri

Nomor 64 tahun 2013 tentang penerapan standar akutansi pemerintahan berbasis akrual pada pemerintah daerah. Pentingnya kegiatan tersebut membuat Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan menggelar bimbingan tekhnis selama tuga hari mulai (22/11) hingga (24/11) mendatang dengan harapan para peserta bimbtek bisa lebih mahir dalam tugas tugas pelaporan keuangan.

"Pelatihan ini merupakan sebuah kegiatan penting yang hasilnya bagi para peserta diantaranya kepala SKPD, bendahara dan pejabat yang berwenang soal keuangan bisa menyusun laporan keuangan berbasis akrual,"ungkap Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan di aula Rajabasa Setdakab Lampung Selatan, Selasa (22/11/2016).

Selain itu ungkap adik ketua MPR Zulkifli Hasan tersebut, kegiatan bimtek sekaligus bisa memberikan pemahaman bagi kepala SKPD selaku pengguna anggaran/pengguna barang,bendahara untuk menyusun laporan berbasis akrual yang transparan dan akuntabel sesuai dengan undang undang yang berlaku.

Terkait kegiatan tersebut Plt.kepala badan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPKAD) Intji Indriati mengungkapkan bimtek perlu dilakukan seiring dengan prinsip kerja pengelolaan keuangan yang dikerjakan dengan transparan dan akuntabel. Karenanya selama bimtek ungkap Intji Indriati akan langsung dipandu oleh narasumber langsung dari badan pengawasan keuangan dan pembangunan (BPKP) Perwakilan Lampung agar para aparatur sipil negara (ASN) atau di lingkungan aparat pengawasan intern pemerintah yang bertugas di Kabupaten Lampung Selatan sebagai bendahara dan pejabat penatausahaan keuangan di satuan kerja bisa menyerap ilmu yang diberikan dan mampu membuat pelaporan keuangan berbasis akrual.

"Selain meningkatkan kemampuan personal tentunya dalam setiap SKPD juga akan memberi manfaat dan nilai lebih dalam meningkatkan kemampuan dalam upaya transparansi pengelolaan keuangan pemerintah yang akuntabel,"terangnya.

Meski hanya dilakukan bimtek selama tiga hari, namun Intji berharap pelatihan yang digelar masih bisa dilakukan lagi secara khusus dan terus menerus agar pelaporan keuangan  berbasis akrual di lingkungan Pemkab Lampung Selatan lebih baik dari tahun tahun sebelumnya.

Selain itu pelatihan selama tiga hari dilakukan dengan cara peserta dipandu untuk mengetahui dan memahami mengenai akrual basis, sehingga peserta diharapkan bisa mengimplementasikan di unit kerja masing masing..

Dengan demikian peserta bisa menyusun laporan keuangan berbasis akrual secara mandiri tanpa perlu pendampingan detail dari BPKP Lampung.

Jurnalis: Henk Widi/Editor: Irvan Sjafari/Foto; Henk Widi
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: