JUMAT, 11 NOVEMBER 2016

SOLO --- Sebagai Polisi Wanita (Polwan ) tidak hanya dituntut untuk tampil cantik dan energik. Jauh dari itu, keterampilan bela diri bagi seorang Polwan menjadi hal yang wajib, karena tugas yang diemban untuk pengayom masyarakat banyak tantangan dan harus benar-benar siap.


Menyikapi hal tersebut, Polres Klaten, Jawa Tengah, menekankan kemampuan bela diri untuk Polwan yang bertugas di jajarannya. Salah satunya dengan meningkatkan kemampuan bela diri dengan berlatih bersama di Halaman Mapolres Klaten. 

“Mereka digembleng latihan untuk mengasah keterampilan. Bagaimanapun juga, kemampuan bela diri untuk menunjang pelaksanaan tugas mereka sehari-hari, baik untuk masyarakat maupun diri pribadi,” ujar Kapolres Klaten AKBP Muh. Darwis, Jumat (11/11/2016).

Latihan bela diri, lanjut Kapolres, selain sebagai media penyegaran sekaligus mengasah dan mengembangkan kemampuan individu polwan di Polres Klaten. Sebab, jika hanya mengandalkan kemampuan Polwan yang telah dilatih saat pendidikan Polisi, masih kurang. 

“Dengan ini kita kembangkan lagi kemampuan mereka, agar bisa menjadi bekal saat melayani dan mengayomi masyarakat,”terangnya.

Ditegaskan AKPB Muh. Darwis, sebagai anggota Polri, Polwan juga dituntut bekerja dengan profesional, tangkas serta responsif. Dengan beratnya tantangan yang diemban, maka kemampuan beladiri wajib dimiliki. Adanya bekal beladiri, juga dapat memberikan kepercayaan diri personil Polri, tak terkecuali  Polwan.

Menjadi Polwan, imbuh Kapolres, bukan berarti diistimewakan. Polwan tetap harus memiliki keterampilan, dengan kemampuan bela diri agar nantinya saat bertugas tidak ragu-ragu atau canggung saat menghadapi kondisi riil di lapangan. 

“Selain itu, bela diri juga bisa menjaga kebugaran dan kesehatan para personel itu sendiri," tandasnya.


Polwan sebagai bagian dari personil institusi Polri, harus mampu mengeliminasi setiap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Sehingga di balik kecantikan dan keanggunannya, Polwan Polres Klaten harus mampu sigap dalam menghadapi kondisi yang situasional. 

“Jadi Polwan tidak hanya terlihat cantik, tapi harus mampu melumpuhkan pejahat jika berhadap langsung,” pungkasnya.
Jurnalis : Harun Alrosid / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Harun Alrosid
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: