SELASA 15 NOVEMBER 2016

TRENGGALEK---Sepanjang Senin (14/11/2016) dari siang-sore hari, Trenggalek diguyur hujan deras. Akibatnya di sekitar rumah Lamidi (60 tahun) RT. 18/ RW. 05 Desa Dompyong Kecamatan Bendungan, Trenggalek longsor. Tebing setinggi 10 meter longsor mengenai samping kiri serta halaman milik Lamidi.

Rumah seorang warga bernama Lamidi nyaris tertimbun longsor.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, Djoko Rusianto menjelaskan dalam peristiwa longsor ini tidak terdapat korban jiwa.

"Beruntung longsor tidak sampai mengenai rumah Pak Lamidi, tapi masih perlu diwaspadai longsor susulan," jelasnya kepada Cendana News, Selasa (15/11/2016).

Menurutnya, longsor terjadi pada Senin (14/11/2016) pukul 22.00 WIB. Lamidi langsung memeriksa ke luar rumah ternyata longsor sudah menutupi lahan disamping dan depan rumahnya.

"Saat ini TRC setempat mengecek ke lokasi dan berkordinasi dengan Kades Dompyong untuk langkah selanjutnya," cakapnya.

Sampai sekarang belum dilakukan kerja bakti untuk pembersihan dikarenakan tanah masih dalam keadaan labil.

Mencegah terjadinya longsor susulan disiagakan juga 5 personil dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) dan 5 personil dari piket posko siaga darurat bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan kebakaran.

"Sementara Pak Lamidi tidak mengungsi karena rumahnya masih aman, tapi kami tetap memantau kondisinya," pungkasnya.

Jurnalis: Charolin Pebrianti/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Charolin Perbrianti/Istimewa
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: