SABTU, 26 NOVEMBER 2016
BALI---Hari ini, Sabtu 26 November 2016, umat Hindu Bali melaksanakan Hari Raya Tumpek Kandang. Seluruh umat Hindu Bali bersiap sejak pagi hari mengupacarai seluruh hewan peliharaan mereka. Hari Raya Tumpek Kandang merupakan hari raya di mana seluruh hewan-hewan dimuliakan. Salah satu yang merayakan Tumpek Kandang adalah Bali Safari and Marine Park.

Warga sedang mempersiapkan sesaji untuk upacara Tumpek Kandang.
Lembaga konservasi yang terletak di Kabupaten Gianyar, Bali itu, sore tadi mengupacarai hewan-hewan yang mereka pelihara.‎ Operation Manager Bali Safari and Marine Park, Ketut Suardana menuturkan, perayaan Tumpek Kandang dirayakan tiap enam bulan sekali.‎

"Tiap enam bulan sekali Tumpek Kandang dilaksanakan. Kami sebagai lembaga konservasi sangat menghargai satwa yang ada di Bali Safari Marine Park," kata Suardana, Sabtu (26/11/2016).

Seorang warga dan seekor unta dalam upacara Tumpek Kandang.  
Ia melanjutkan, pada upacara yang digelar sore hari itu diselenggarakan guna meminta perlindungan kepada Tuhan agar hewan-hewan tersebut selalu sejahtera dan dalam keadaan sehat.

"Kita memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar hewan-hewan ini sehat, sejahtera dan bisa kita tontonkan kepada pengunjung yang datang ke sini," harap dia. Sebagai lembaga konservasi, Suardana mengaku institusinya sangat memperhatikan kesejahteraan fisik dan batiniah hewan-hewan di sini.‎

 "Makna Tumpek Kandang sangat berarti bagi kami. Karena kami memohon kepada Tuhan agar satwa kami diberi kesejahteraan. Ini merupakan salah satu tujuan transendental. Kami menghargai hewan-hewan dalam bentuk hubungan harmonis dengan satwa lainnya," paparnya.

Para perempuan membawa sesaji untuk seekor kuda.
Bali Safari and Marine Park merupakan lembaga konservasi yang merawat sekitar 80 spesies hewan. Pada upacara Tumpek Kandang itu, sejumlah hewan ikut terlibat di antaranya gajah, kuda poni, iguana, unta, burung dan ular.

Jurnalis: Bobby Andalan / Editor: Satmoko / Foto: Bobby Andalan
Bagikan:

Satmoko Budi Santoso

Berikan Komentar: