JUMAT, 11 NOVEMBER 2016

SANGGAU --- Masuknya sejumlah barang dari Malaysia melalui jalur darat di perbatasan RI-Malaysia di Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, masih saja terus terjadi. Berdasarkan razia Tim gabungan dari TNI Angkatan Darat, menggagalkan upaya penyelundupan. 

Barang bukti yang diamankan personel TNI di perbatasan RI-Malasysia
Tim gabungan Satgas Yonif 131/Braja Sakti, Tim Satgas Intel dan Tim Intel Korem 121/Alambhana Wanawai melakukan razia di ruas Jalan Lintas Malindo Desa  Semanget, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau.

“Mengamankan satu unit minibus dikemudikan berinisial MM (26) warga Desa Semanget Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau, membawa muatan ikan, daging ayam, dan sosis tanpa dilengkapi dokumen resmi,” kata Pasi Intel Satgas, Letda Infanteri M Siregar, Jumat (11/11/2016).

M Siregar menjelaskan, penangkapan bermula dari informasi personel Babinsa Koramil Entikong. Adanya sebuah mobil yang mencurigakan di daerah Dusun Semeng, Desa Semanget, Kecamatan Entikong.

“Setelah mendapat informasi itu langsung memerintahkan untuk melakukan pengecekan kebenaran informasi tersebut,” kata M Siregar menjelaskan.

M Siregar menyatakan, hasil dari informasi betul adanya kendaraan yang membawa barang-barang berupa ikan, daging ayam, dan Sosis, yang tidak dilengkapi dengan dokumen resmi. 

“Makanya tim kami menahannya,” ucap M Siregar menegaskan.

Lebih lanjut M Siregar  menjelaskan, untuk barang bukti satu kendaraan beserta sopir dan barang bukti lainnya diserahkan dan ditempatkan di tempat aman.  M Siregar merinci barang bukti itu, yakni  berupa jeroan ayam  dua kotak berisi 47 bungkus, daging ayam  13 kotak berisi 202 ekor, Ikan Bawal 10 kotak berisi 124 ekor, Ikan patin 2 kotak berisi 24 ekor, dan 1 kotak Sosis berisi 32 pak.

“Saat ini barang bukti sudah diserahkan kepada Stasiun Karantina Ikan kelas 1 Entikong diterima oleh Riwut petugas Karantina,” ujar M Siregar.


M Siregar menambahkan, warga berinsial MM diduga pemilik barang. Dalam pengakuannya, barang tersebut berasal dari Malaysia yang dibawa dengan cara dipikul melalui jalan tidak resmi atau sering dikatakan jalan tikus.

“Tepat yang berada di lintasan Dusun Panga, Desa Semanget, MM, rencananya barang tersebut akan dibawa ke rumah pemesan di Desa Balai Empat, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, ucap M Siregar menirukan ucapan MM.
Jurnalis : Aceng Mukaram / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Istimewa
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: