SENIN 28 NOVEMBER 2016

BANDUNG---Wajah Gerbang Tol Pasteur, Kota Bandung akan mengalami perubahan pada awal 2017 mendatang. Gerbang masuk utama ke Kota Bandung itu akan ditambah sebagai upaya untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi terutama di akhir pekan dan libur panjang.

Gerbang Tol Pasteur.
Sebanyak dua ruas jalan baik masuk dan keluar Gerbang Tol Pasteur akan dibangun pada awal tahun nanti. Untuk pintu keluar tol Pasteur, PT Jasa Marga selaku pengelola akan menambah dua ruas jalan dan dua gardu.

"Sekarang untuk keluar tol Pasteur ada 8 gardu, nanti akan ditambah dua jadi 10 gardu. Ruas jalan tentunya ditambah juga," kata Ricky Distawardhana, General Manajer PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi, di kantor GT Pasteur, Jalan Unpar 2, Kota Bandung, Senin (28/11/2016).

Sementara itu, untuk pintu masuk (entrance) tol Pasteur pun akan mengalami perubahan. Nantinya, kendaraan yang hendak ke Jakarta masuk tol Pasteur harus mengambil tiket di kilometer 4 atau tepatnya di kawasan Baros, Kota Cimahi.

"Untuk yang masuk, gerbangnya akan kita geser ke kilometer empat tepatnya di Baros. Kita geser (gerbang masuk) itu kurang lebih 4 kilometer dari posisi sekarang," tuturnya.

Selain digeser, gardu masuk tol Pasteur pun akan ditambah sebanyak dua ruas. Hal ini sebagai upaya untuk mengurangi kemacetan atau antrian kendaraan yang meninggalkan Kota Bandung. Pasalnya, jarak dari  lampu merah persimpangan Jalan Dr Djundjunan-Jalan Gunung Batu-Jalan Surya Sumantri cukup dekat dengan pintu masuk (entrace) gerbang tol Pasteur.

"Karena kalau yang sekarang (pintu masuk) itu jaraknya kurang lebih 500 meter ke lampu merah. Jadi dengan digesernya ini mudah-mudahan bisa mengurangi kemacetan," imbuhnya.

Namun ia memastikan, pembangunan dua ruas jalan dan gardu tersebut tidak akan memperngaruhi lalu lintas di dalam tol Pasteur. Ia menargetkan, pada Februari atau Maret pembangunan dua ruas jalan dan gardu tersebut sudah bisa dimulai.

"Di dalamnya tetap tidak ada perubahan. Karena kalau sudah free flow di daerah itu dia tidak akan macet dan tidak akan nyambung ke lampu merah. Februari atau Maret Insya Allah dimulai," pungkasnya.

Jurnalis; Rianto Nudiansyah/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Rianto Nudiansyah
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: