KAMIS, 10 NOVEMBER 2016

YOGYAKARTA --- Hujan besar sejak lepas tengah siang hingga sore sekitar pukul 17.00 WIB, merobohkan warung angkring 'Ndherek Ngopi' yang berada di pinggir Sungai Winongo, sebelah utara Ringroad Utara, Dusun Mraen, Sendangadi, Mlati, Sleman, Kamis (10/11/2016).


Bencana longsor akibat hujan besar kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sleman. Sebuah warung ngopi lesehan yang baru satu bulan berdiri, roboh hampir separuh, akibat tanggul sungai di belakangnya ambrol tergerus hujan besar yang turun sejak siang sebelumnya.

Warga pengelola parkir warung tersebut, Supriyono (40), ditemui di lokasi mengatakan, longsor terjadi sekira pukul 15.45 WIB, saat hujan besar yang mengguyur sejak siang mereda. Namun, di saat hujan mereda itulah tiba-tiba terdengar suara gemuruh.

"Saya langsung lari melihat keadaan warung, karena saat itu anak-anak sedang akan membuka warung. Ternyata, bagian belakang warung sudah ambrol sepanjang kurang lebih 20 meter," ujarnya.

Pertama-tama, lanjut Supriyono, tanggul Sungai Winongo yang berada persis di belakang warung ambrol di bagian utara, lalu merembet ke selatan. Bagian dapur langsung ambrol, dan segera disusul bagian warung lesehan tempat para pembeli biasa nongkrong sambil minum kopi.


Akibat longsor yang meruntuhkan sebagian warung, belasan kursi dan meja ikut terbawa longsoran. Demikian pula kompor gas dan peralatan dapur turut hanyut ke Sungai Winongo yang mengalir deras ke arah selatan.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, karena pada saat kejadian warung itu baru akan buka. Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian tengah mengamankan situasi. Garis polisi dipasang untuk mencegah warga agar tak mendekat ke lokasi longsor yang diperkirakan masih rawan terjadi longsor susulan.
Jurnalis : Koko Triarko / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Koko Triarko
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: