JUMAT 2 DESEMBER 2016


BALIKPAPAN --- Untuk mendorong hilirisasi sektor usaha kecil dan mikro, Pemerintah Kota Balikpapan berencana membangun sentra industri kecil di Kawasan Teritip, Balikpapan Timur. Di kawasan itu rencananya juga akan didirikan rumah pengemasan produk.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kota Balikpapan Doortje Marpaung.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Balikpapan Doortje Marpaung menerangkan pengembangan industri, kecil dan menengah (IKM) terkendala pada pemasaran dan kemasannya. Sehingga rencana pembangunan kawasan sentra industri kecil Teritip (SIKT) tersebut sudah direncanakan lama, hanya saja terkendala dengan anggaran.

"Rencana pengembangan itu baru terealisasi pada 2017. Dengan pendirian rumah pengemasan produk maka tampilan pengemasan akan lebih menarik dan bagus apabila belum baik," terangnya Jumat (2/12/2016).

Nantinya sentra industri kecil Teritip diarahkan sebagai sentra produksi berbahan baku hasil lait dan pertanian. Lanjut Doortje, dikawasan itu memiliki potensi pertanian dan perikanan. Mengingat juga ada Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Manggar.

"Pembangunan SIKT akan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Kalo dilihay dari siteplan dibutuhkan anggaran Rp80 miliar, tapi sekarang masih banyak yang harus dilengkapi seperti kajian untuk alat dan sasaran penerimanya siapa saja," bebernya.

Selain itu, Doortje menambahkan pengelolaan SIKT akan dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) seperti pengelolaan Sentra Industri Kecil Somber.

Untuk diketahui, Balikpapan telah memiliki satu sentra industri kecil di Kawasan Somber, Balikpapan Barat. Kawasan itu difokuskan pada sentra produksi tahu tempe.

Jurnalis: Ferry Cahyanti/editor: Irvan Sjafari/Foto: Ferry Cahyanti


Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: