JUMAT 2 DESEMBER 2016

MATARAM---Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Ahmad Mahul mengatakan, selain menyangkut masalah ekonomi, masih tingginya jumlah masyarakat di Nusa Tenggara Barat yang belum memiliki rumah layak huni, secara langsung turut serta berkontribusi menciptakan kemiskinan di tengah masyarakat.

Sekretaris Dinas PU NTB, Ahmad Mahul,kanan saat menggelar konferensi pers bersama Kepala Dinas PU, kiri dalam rangka bulan bhakti PU NTBke 71
"Kemiskinan di tengah masyarakat, tidak saja berbicara masalah ekonomi semata, belum tersedia perumahan layak huni bagi masyarakat miskin secara memadai jadi tolak ukur masyarakat dikatakan miskin atau tidak" kata Mahul saat menggelar konferensi pers di kantor Dinas PU Mataram, Jumat (2/12/2016).

Ia mengatakan, di NTB sendiri, jumlah penduduk miskin masih cukup besar, yaitu 800 ribu jiwa yang tersebar di seluruh Kabupaten Kota di NTB.

Untuk itulah, pemerintah, mulai dari. Pemerintah Kabupaten Kota, Provinsi mapun Pemerintah Pusat setiap tahun mengucurkan anggaran mengatasi masalah rumah tidak layak huni, mulai dari program bedah rumah, pembangunan rumah baru, rumah susun sewa, maupun pemberian subsidi terhadap perusahaan pengembang.

"Selain dari pemerintah, pihak swasta juga kita gandeng untuk secara bersama - sama menangani masalah rumah tidak layak huni di tengah masyarakat."

Lebih lanjut ia menambahkan, pemerintah juga. Terus mengupayakan dan memastikan derajat kesehatan masyarakat bisa terus meningkatkan.

Jurnalis: Turmuzi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi



Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: