KAMIS, 1 DESEMBER 2016
SURABAYA--- Dalam acara puncak peringatan Hari AIDS Sedunia, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar acara seremonial di depan Gedung Grahadi, Kamis (1/12/2016). Acara yang dihadiri Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila F. Moeloek dan Gubernur serta Wakil Gubernur ini mengkampanyekan Peduli HIV AIDS.

Menurut Saifullah Yusuf, di Jawa Timur dari data yang dihimpun sejak tahun 1998 hingga 2016 ini ada sekitar 615 anak penderita AIDS.

Gus Ipul merasa prihatin, di Jatim ada pula anak yang sampai terkena HIV.
 "Kasusnya ini kebanyakan disebabkan oleh ibu sang anak yang saat mengandung sudah positif terkena HIV AIDS. Makanya apabila anaknya lahir langsung tertular penyakit ini," ujar lelaki yang akrab disapa Gus Ipul  yang juga Ketua Komisi HIV AIDS Jawa Timur.

Wakil Gubernur Jawa Timur ini juga menambahkan, ada sekitar 16000 penderita AIDS di Jawa Timur. Sedangkan untuk pengidap penyakit HIV ada sekitar 36.881 orang.

"Sejauh ini total kematian karena AIDS sejumlah 3679 orang," ujarnya.

Kasus AIDS pada ibu rumah tangga, Gus Ipul melanjutkan, jumlahnya sekitar 2944 orang.

"Oleh karena itu, kita mengimbau kepada masyarakat untuk sadar akan HIV AIDS. Untuk menghindari penularan ibu ke anak, kita juga ada beberapa program. Pertama, ibu hamil minum obat antiretroviral (ARV). Kedua, sesuai anjuran ibu Menkes, ibu hamil wajib konseling dan tes HIV AIDS," katanya.

Untuk masalah konseling, Gus Ipul mengatakan, semua kabupaten/kota di Jawa Timur sudah bisa melayani, baik itu untuk tes HIV AIDS maupun mengobati.

"Harapannya, masyarakat yang terkena HIV AIDS dapat diperdayakan, bukan malah distigma," tegasnya.

Jurnalis: Nanang WP / Editor: Satmoko / Foto: Nanang WP


Bagikan:

Satmoko Budi Santoso

Berikan Komentar: