KAMIS, 1 DESEMBER 2016
JAKARTA---Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang bulan November 2016, perkembangan Indeks Harga Perdagangan Besar (IPHB) Umum non migas sebesar 157,90 atau mengalami kenaikan sebesar 0,24 % dibandingkan IHPB sepanjang bulan Oktober 2016 sebesar 157,52 %. Sedangkan kenaikan IPHB sepanjang bulan November 2016 terjadi pada semua domestik, sementara itu semua kelompok barang perdagangan internasional mengalami penurunan. Kenaikan tertinggi terjadi pada sektor pertanian sebesar 0,62 %, sedangkan pertambangan dan penggalian naik sebesar 0,58 %. Sektor industri sebesar 0,34 %.

Perkembangan IHPB sektor konstruksi.
Sementara itu, kelompok barang impor non-migas dan kelompok barang ekspor non-migas masing-masing mengalami penurunan sebesar 0,01 % dan 0,39 %. Dengan demikian perubahan IHPB non-migas sepanjang tahun 2016 adalah sebesar 8,05 % dan perubahan IHPB secara Year on Year (YoY) sebesar 10,24 %. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada bulan November 2016, antara lain cabe rawit, cabe merah, minyak kelapa sawit (CPO), rokok kretek dan timah.

Perkembangan IHPB sektor non migas.
Sepanjang bulan November 2016, sektor industri merupakan penyumbang andil dominan pada perubahan IHPB, yaitu sebesar 0,16 %. Sektor pertanian menyumbang andil sebesar 0,12 %, sektor pertambangan dan penggalian sebesar 0,02 %. Kelompok barang ekspor migas negatif 0,06 %, yang terakhir adalah kelompok barang impor non-migas ternyata tidak menyumbang andil yang signifikan.

IHPB Bahan Bangunan atau Konstruksi yang terdiri dari 5 kelompok jenis bangunan pada Oktober 2016 secara umum mengalami kenaikan. Kelompok Bangunan Pekerjaan Umum untuk Pertanian tercatat mengalami kenaikan paling tinggi, yaitu sebesar 0,19 %. Kelompok Bangunan Tempat Tinggal dan Bukan Tempat tinggal tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,04 %. Sedangkan Kelompok Bangunan Pekerjaan Umum seperti jalan, jembatan dan pelabuhan mengalami kenaikan sebesar 0,10 %. Sedangkan Kelompok Bangunan dan Instalasi Listrik, Gas, Air Minum dan Komunikasi tercatat sebesar 0,06 %, kemudian Kelompok Bangunan lainnya tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,11 %.

Suhariyanto, Kepala BPS Pusat menyatakan, Sepanjang bulan Oktober 2016, IHPB Umum non-migas atau indeks harga grosir atau agen tercatat mengalami penurunan sebesar 0,20 % terhadap bulan sebelumnya, penurunan IHPB tertinggi tercatat terjadi pada Kelompok Barang Ekspor non-migas sebesar 1,32 %.

"IHPB Bahan Bangunan atau Konstruksi sepanjang bulan Oktober 2016 tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,07 % terhadap bulan sebelumnya antara lain disebabkan adanya kenaikan harga komoditas tanah urug sebesar 1,44 %, batu bata 0,82 %, kerikil dan sirtu alam 0,81 %, pendingin ruangan 0,73 % dan pasir 0,40 %, sedangkan IHPB Bahan Baku, Barang Konsumsi dan Barang Modal pada bulan September 2016 masing-masing mengalami kenaikan sebesar 0,31 %, 0,08 % dan 0,20 % dibandingkan bulan September 2016," kata Suhariyanto saat jumpa pers, Selasa siang (1/12/2016) di Jakarta.

Jurnalis: Eko Sulestyono / Editor: Satmoko / Foto: Eko Sulestyono
Bagikan:

Satmoko Budi Santoso

Berikan Komentar: