KAMIS 1 DESEMBER 2016

MATARAM---Berdasarkan data Komis Penanggulanganan HIV/AIDS Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), jumlah masyarakat penderita HIV/AIDS di NTB setiap tahun cenderung mengalami peningkatan.


Kepala Pengelola Monev KPA, Provinsi NTB, Firdaus
"Jumlah kasus penderita HIV/AIDS setiap meningkat, tahun 2016 saja, jumlah mencapai 713 kasus" kata Kepala Pengelola Monev KPA, Provinsi NTB, Firdaus di Mataram, Kamis (1/12/2016).

Ia menjelaskan, jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2015, di mana jumlahnya hanya 638 kasus dan dari Kabupaten Kota yang ada, Kota Mataram termasuk paling tinggi, yaitu 464. Itu artinya menyimak pernyataan Firdaus, maka di NTB untuk tingkat provinsi telah terjadi kenaikan  sebanyak 75 kasus atau sebesar 12% dibanding 2015.  Dari jumlah itu lebih dari separuh kasus terjadi Kota Mataram 

Tingginya jumlah penderita HIV/AIDS di Mataram, tidak terlepas dari keberadaan Kota Mataram sebagai pusat pemerintahan Provinsi NTB yang menjadi tujuan masyarakat NTB maupun luar NTB.

"Kebanyakan penderita HIV/AIDS merupakan usia produktif dari kalangan pelajar maupun mahasiswa, baik karena pengaruh seks bebas maupun melalui penularan" katanya.

Ditambahkan, untuk menekan jumlah penderita HIV/AIDS, selain turun melakukan sosialisasi, juga aktif turun langsung lapangan, dengan menggandeng aktivis dan NGO peduli masyarakat penderita HIV/AIDS

Jurnalis: Turmuzi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: