Agus Martowardojo dan Ganjar Pranowo Dijadwalkan Bersaksi Terkait e-KTP

0
16

KAMIS, 30 MARET 2017
JAKARTA — Persidangan lanjutan kasus perkara dugaan penggelembungan anggaran proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Nasional yang berbasis elektronik atau yang dikenal dengan sebutan e-KTP kembali digelar di Gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Suasana persidangan e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Berdasarkan pantauan Cendana News langsung dari Gedung Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, persidangan putaran keempat kasus perkara e-KTP tersebut dimulai pada pukul 10:00 WIB.

Dijadwalkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menghadirkan 7 orang saksi dalam persidangan. Ketujuh saksi tersebut kebanyakan belum pernah dihadirkan dalam persidangan sebelumnya.

Mereka akan bersaksi dalam persidangan kasus perkara e-KTP untuk 3 orang tersangka, masing-masing Irman, Sugiharto dan Andi Agustinus alias Andi Narogong. Khusus untuk terdakwa Irman dan terdakwa Sugiharto sudah disidangkan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Sementara untuk tersangka Andi Narogong yang baru ditahan beberapa hari yang lalu saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik KPK saat ini sedang berusaha mengungkap apa sebenarnya peran Andi Narogong dalam kasus perkara e-KTP yang telah merugikan keuangan negara senilai lebih dari 2,3 triliun rupiah tersebut.

“Dijadwalkan, JPU KPK akan menghadirkan 7 orang saksi dalam persidangan lanjutan kasus perkara e-KTP di Gedung Pengadilan Tipikor Jakarta, di antaranya adalah Agus Martowardojo (mantan Menteri Keuangan) dan Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah),” demikian keterangan Irene Puteri, Anggota JPU  di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Jurnalis: Eko Sulestyono / Editor: Satmoko / Foto:  Eko Sulestyono

Komentar