Akses Jalan Ditutup Selama Pawai Ogoh-ogoh di Way Panji

84

MINGGU, 26 MARET 2017

LAMPUNG — Festival Ogoh-ogoh di Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan, berlangsung meriah. Ribuan warga tumpah-ruah dan saling berdesakan di Lapangan Way Panji. Kepadatan pengunjung membuat petugas kepolisian setempat menutup sementara akses jalan penghubung antar Kecamatan Way Panji menuju Kecamatan Sidomulyo dan Kalianda. Ribuan kendaraan, pun berjalan merayap.

Pawai Ogoh-ogoh di Way Panji, Lampung Selatan

Inspektur Satu Jumadi Jani, anggota satuan lalu-lintas Polres Lampung Selatan, mewakili Kasatlantas Polres Lampung Selatan, Ajun Komisaris Polisi Mubiarto Banu Kristanto, saat dikonfirmasi, mengungkapkan, antusiasme masyarakat mengakibatkan jalur jalan dari semua arah kecamatan macet. Karenanya, petugas Polres Lampung Selatan bersama jajaran, antara lain dari Polsek Kalianda dan Sidomulyo menutup sementara sejumlah ruas jalan dan berkoordinasi dengan para pecalang dan petugas Satuan Polisi Pamong Praja.

Jumadi menyebut, sebanyak 35 personel kepolisian disebar di sejumlah titik jalan, belum termasuk Sat Pol PP dan Pecalang serta masyarakat. “Beberapa ruas jalan bahkan telah macet, karena ribuan kendaraan hendak menuju ke lokasi titik utama di Lapangan Way Panji. Puluhan lokasi parkir disiapkan agar bisa menampung kendaraan penonton, sementara untuk jalur pawai juga ditutup agar tidak terjadi pertemuan antara peserta pawai dengan masyarakat pengguna jalan,” terang Jumadi.

Inspektur Satu Jumadi Jani,

Penutupan jalur jalan tersebut dilakukan dengan memberikan tanda larangan  melintas dengan penjagaan dari anggota Polisi, Satpol PP dan para Pecalang, sementara sebagian rumah warga, halaman sekolah menjadi lokasi parkir akibat membludaknya ruas jalan di Kecamatan Way Panji.

Jumadi juga mengatakan, dalam pelaksanaan Festival Ogoh-ogoh tersebut, Polres Lampung Selatan juga melibatkan Satuan Sabhara untuk melakukan pengamanan. Lapangan Way Panji yang terletak di depan Kantor Camat Way Panji, untuk sementara waktu disulap menjadi arena penampilan kesenian Ogoh-ogoh yang melibatkan grup kesenian Ogoh-ogoh.

Jurnalis: Henk Widi/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Henk Widi

Komentar