Aktivis JANKR Adukan Alih Fungsi Lahan dan Reklamasi ke DPRD Kabupaten Tangerang

53

SENIN, 20 MARET 2017

TANGERANG — Perwakilan aktivis Jaringan Anak Rakyat (JANKR) bersama Pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang menggelar dengar pendapat. JANKR sebelumnya mengadukan dugaan alih fungsi lahan pertanian di Kecamatan Pakuhaji dan reklamasi di Kecamatan Kosambi dan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.

Ketua JANKAR Darma ( kanan) saat hearing bersama wakil ketua  DPRD Kab. Tangerang Naziel Fikri.

Pertemuan digelar di ruang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Naziel Fikri dan dihadiri  oleh beberapa perwakilan aktivis yaitu Ketua JANKR Darma, Koordinator Aksi JANKR Usup Supandi, dan sejumlah aktivis lainnya.

“Kami melaporkan dugaan pelanggaran alih fungsi lahan pertanian dan pelanggaran izin reklamasi pantai utara” ujar Darma Ketua JANKR.

Sebelum digelar hearing dengan pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang, JANKR telah mengirimkan surat kepada Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang isinya mendesak supaya Bupati Tangerang konsisten dan protektif menegakan hukum yang melanggar tata ruang dan wilayah dalam alih fungsi lahan pertanian, lahan basah, serta kegiatan reklamasi lahan perikanan dan pantai.

“Harapan kami terhadap penegakan aturan dan hukum untuk menegakkan UU Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan dan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau kecil,” ungkap Darma.

“Dari data yang kami miliki berdasarkan hasil temuan kami, telah terjadi alih fungsi lahan pertanian irigasi, lahan basah dan teknis secara sistematis  di wilayah Kecamatan Pakuhaji yang meliputi Desa Laksana, Desa Kali Baru, Desa Kramat, Desa Buaran Bambu, Desa Kohod, dan Desa Kiara Payung. Juga di Kecamatan Teluk Naga dan Kecamatan Sepatan,” tambahnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Naziel Fikri mengatakan, pihaknya meminta JANKR melengkapi aduan yang mereka sampaikan dengan data dan dokumen yang konkret.

“Kalau yang namanya aduan kita sudah terima. Kemudian kami minta mohon dilampirkan data-data yang konkret yang jelas dan akan kita tindak lanjuti” jelas Naziel.

Jurnalis: Lya Septiarini/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Lya Septiarini

Komentar