Ari Garmono, Penemu dan Pembuat Katalog Ratusan Air Terjun di Lombok

125

RABU, 22 MARET 2017

MATARAM — Ketika bicara pariwisata Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), wisatawan kebanyakan hanya tahu pantai, gili dan pegunungan semata,yang dalam pengelolaan juga cenderung lebih eksploitatif dan direkayasa untuk menarik minat wisatawan melakukan kunjungan.

Ari Garmono.

Padahal, lebih dari itu, Lombok memiliki objek wisata yang jauh lebih indah dibandingkan sekadar pemandangan pantai dan pegunungan. Air terjun merupakan salah satu objek wisata andalan dan banyak dimiliki Pulau Lombok, tapi belum banyak diketahui wisatawan

“Lombok selama ini tidak seperti yang banyak dibicarakan wisatawan, yang tahunya hanya pantai, gili dan pegunungan. Lebih dari itu, Lombok memiliki potensi dan keindahan luar biasa, salah satunya ratusan air terjun yang terdapat di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR),” kata penemu dan pembuat katalog ratusan air terjun di Lombok, Ari Garmono, kepada Cendana News, Rabu (22/3/2017).

Dikatakan, kegiatan melakukan pendataan dan pembuatan katalog air terjun di Lombok, khususnya di kawasan TNGR, awalnya dilakukan secara iseng dengan melakukan googling melalui internet, penasaran dan sampai akhirnya berkembang menjadi aktivitas serius. Yaitu dengan melakukan aktivitas hunting setiap libur akhir pekan dengan melakukan pendataan jumlah air terjun di Lombok.

Dari kegiatan yang cukup menantang tersebut, pria kelahiran 1976 di Kota Bandung, Jawa Barat itu, pada 2015 berhasil mendata 172 mata air terjun di kawasan TNGR, membuatkan katalog, kemudian mendokumentasikan dalam bentuk buku panduan serta membuat aplikasi navigasi wisata.

“Untuk 2017 sekarang, jumlah air terjun yang ditemukan bertambah menjadi 200. Dari jumlah tersebut, ada salah satu air terjun yang saya temukan bersama dua teman yang kami yakini tertinggi di Indonesia. Tapi lokasinya rahasia,” cerita Ari sambil tersenyum.

Ari mengaku, dari kegiatan melakukan pendataan air terjun tersebut, ia ingin menunjukkan dan mengajak masyarakat membangun kesadaran bersama, bahwa Lombok memiliki potensi dan kekayaan wisata luar biasa untuk dijaga bersama.

Kini di sela kesibukan sebagai pegawai pos Indonesia, Ari masih tetap aktif hunting setiap libur akhir pekan, melakukan penelusuran dan pendataan keberadaan air terjun di Lombok, khususnya di kawasan TNGR. Tidak jarang dirinya harus menginap. Atas jasanya tersebut, Ari juga pernah mendapatkan penghargaan dari Pemprov NTB.

Gelar Acara Water and Waste Water
Untuk memperingati Hari Air Sedunia, Ari bersama sejumlah komunitas pecinta alam akan menggelar acara water and waste water atau air dan air limbah di kawasan wisata air terjun Asia Beriq, Kabupaten Lombok Tengah dengan rangkaian acara kesenian seperti membaca puisi dan kunjungan sejumlah air terjun yang ada di kawasan Asia Beriq.

“Melalui kegiatan tersebut diharapkan, kesadaran masyarakat tentang lingkungan dan air, bisa lebih tinggi serta diharapkan bisa jadi iven tahunan sebagai bentuk kesadaran dan kepedulian bersama akan pentingnya menjaga kelestarian air dan kawasan hutan,” tutupnya.

Jurnalis: Turmuzi / Editor: Satmoko / Foto: Turmuzi

Komentar