Bangun Masjid dan Pasar Murah Digelar di HUT ke-44 ASDP di Lampung

55

SENIN, 27 MARET 2017

LAMPUNG — Berbagai kegiatan dilaksakanakan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) yang jatuh tanggal 27 Maret. Kegiatan yang dilaksanakan di antaranya bakti sosial donor darah, membangun masjid dan khitanan massal hingga pasar murah.

Pasar murah

“Kegiatan sosial kemasyarakatan dalam Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) yang dilaksanakan di antaranya pembangunan masjid Baiturahman di Pulau Rimau Balak, pembuatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Muara Bakau,”  ungkap Eddy Hermawan, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni saat dikonfirmasi Cendana News di Bakauheni, Senin (27/3/2017)

Eddy Hermawan juga menyebutkan, berbagai kegiatan juga telah digelar dengan melibatkan karyawan serta berbagai pihak. Dengan usia yang semakin bertambah ASDP diharapkan dapat terus memberikan pelayanan terbaik, salah satunya dengan berbagai kegiatan yang menyentuh masyarakat.

Sementara itu, khusus untuk penyelenggaraan pasar murah yang dilaksanakan hari ini, Senin (27/3), ketua penyelenggara, Sri Maryati menyebutkan, terdapat berbagai paket bahan kebutuhan pokok sehari-hari.

“Beberapa kebutuhan pokok yang diberikan dalam wujud beras 10 kilogram, minyak goreng dua kilogram dan gula dua kilogram dengan nilai sekitar Rp100 ribu lebih dan bisa ditebus dengan harga Rp25 ribu,” sebutnya.

Sri Maryati, ketua panitia kegiatan puncak HUT ke-44 ASDP Indonesia Ferry

Kegiatan pasar murah tersebut menurut Sri Maryati dipilih bagi masyarakat yang kurang mampu dari beberapa desa yang ada di sekitar Pelabuhan Bakauheni, di antaranya Dusun Muara Piluk, Dusun Kenyayan yang masuk Desa Bakauheni dan Desa Kelawi.

“Sebelum membeli paket, warga telah diberi kupon khusus untuk menebus paket yang dibagikan di halaman kantor ASDP cabang Bakauheni,” sebutnya.

Sutini (56), warga Dusun Muara Piluk yang merupakan seorang janda mengaku sangat bersyukur mendapatkan kesempatan memperoleh kupon dan bisa membeli beras, minyak goreng dan gula dengan harga yang cukup murah. Wanita yang tinggal seorang diri di rumahnya tersebut mengaku datang dengan menggunakan ojek dan terpaksa berjalan menggunakan tongkat.

“Nanti sembako akan dikirim ke rumah oleh ojek karena saya sudah tidak kuat untuk membawa sembako yang berat ini tapi saya bersyukur ASDP memberi perhatian kepada saya,” terang Sutini.

Sutini (56), warga Dusun Muara Piluk yang mendapatkan paket Sembako murah

Selain Sutini sebagian masyarakat kurang mampu yang mengikuti pasar murah tersebut di antaranya sebagian tukang ojek, pedagang asongan serta pengurus kendaraan yang ada di pelabuhan Bakauheni. Sebagian warga mendapat kesempatan mengikuti pasar murah merupakan keluarga kurang mampu yang didampingi oleh masing-masing ketua RT.

Selain kegiatan pasar murah, puncak HUT ASDP juga diisi dengan perlombaan membuat nasi tumpeng. Pembuatan nasi tumpeng dengan beragam kreasi yang akan dinilai bertujuan untuk memperkenalkan makanan tradisional yang dikreasikan dengan lauk tempe bacem, ikan asin, telur asin serta beragam sayuran yang diikuti oleh setiap divisi di PT ASDP.

Jurnalis : Henk Widi / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Henk Widi

Komentar