Banyak Antrian, Penyampaian SPT Tahunan Diperpanjang

58

RABU, 29 MARET 2017
BALIKPAPAN — Sejak sepekan terakhir masyarakat yang menyampaikan Pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) terlihat antri di Kantor Wilayah DJP Kalimantan Timur. Bahkan pelayanan pelaporan SPT PPh ini terus ditambah oleh DJP Kaltim, yang tidak berpusat di satu titik. Untuk mengakomodir banyaknya masyarakat yang melakukan pelaporan ini di sejumlah titik dibuka pelayanan khususnya bagi wajib pajak yang e-filing.

Wajib pajak melakukan pelaporan atau penyampaian SPT tahunan di Kanwil Pajak Kaltim.

Kepala Kanwil DJP Kaltimra, Samon Jaya, mengungkapkan, dengan banyaknya masyarakat yang melakukan pelaporan dan periode akhir tax amnesty atau pengampunan pajak pada 31 Maret, maka masa pelaporan wajib pajak pribadi akan diperpanjang hingga 21 April mendatang. Namun batas pembayaran atau kurang bayar SPT Tahunan 2016 tetap dilakukan hingga 31 Maret 2017.

“Perpanjangan itu berlaku nasional, tapi batas pembayaran tetap dilakukan hingga akhir Maret ini. Perpanjangan ini juga upaya dalam meningkatkan pelayanan,” katanya, Rabu (29/3/2017).

Adapun metode penyampaiannya, lanjut Samon, dapat dilakukan ke kantor pajak atau dikirim menggunakan jasa pos, dan menggunakan e-filing atau online sehingga memudahkan wajib pajak untuk tidak antri.

“Hanya dengan minta nomer efin ke kantor pajak maka wajib pajak bisa mengisinya dengan online sesuai aset atau harta maupun penghasilan yang diterima,” tandasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan undang-undang, pajak adalah setiap tambahan ekonomis yang diperoleh wajib pajak, baik di Indonesia atau pun dari luar negeri yang dapat menambah kekayaan wajib pajak dengan nama dan bentuk apa pun.

Samon Jaya

Ia mengharapkan, wajib pajak pribadi memanfaatkan perpanjangan waktu ini untuk pelaporan.

“PPh dikenakan pada setiap penghasilan,” tutupnya.

Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti

Komentar