Berkat Pos Daya Sejahtera Warga Gates Nan XX Sejahtera

72

RABU, 29 MARET 2017
PADANG — Posdaya Sejahterah merupakan salah satu Posdaya mandiri yang berada di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Posdaya ini membantu usaha masyarakat di Kelurahan Gates Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

Karyawan Posdaya Sejahterah bersama AK Tabur Puja M. Hamdan Arsya (tengah).

Ketua Posdaya Sejahterah Latifah mengatakan, di Posdaya Sejahterah ada sebanyak 120 nasabah Tabur Puja yang terdiri dari berbagai usaha. Seperti yang bergerak di bidang perikanan, pertanian, usaha wisata, kuliner, jasa penjual tiket online, dan pedagang kecil.

“Usaha yang paling dominan yang mengajukan pinjaman ke Posdaya Sejahterah ini, yakni nelayan dan usaha kuliner. Karena daerah Gates Nan XX berada dekat dari pantai dan lokasi yang ramai wisatawannya,” ujarnya, Rabu (29/3/2017).

Menurutnya, meski memiliki jumlah nasabah yang mencapai 120 orang, tidak ada nasabah yang terlambat membayarkan pinjaman kreditnya. Artinya, nasabah yang ada di Posdaya Sejahterah di Kelurahan Gates Nan XX benar-benar jujur dan sangat niat ingin membuat usaha yang lebih baik.

Kejujuran dan rasa semangat berusaha yang ditunjukan oleh para nasabah Tabur Puja tersebut, dinilai Latifah, bentuk keberhasilan komitmen para nasabah untuk mendapatkan pinjaman modal usaha dari Tabur Puja di Posdaya Sejahterah. Ia bahkan menyatakan, sebelum masyarakat mendapat persetujuan untuk mendapatkan pinjaman modal usaha dari Tabur Puja, dari Posdaya telah menyampaikan agar menjadi nasabah yang jujur dan bersamangat untuk menjalankan usahanya.

“Apa yang ditunjukan oleh nasabah itu, adalah harapan kami di Posdaya ini, yakni kejujuran. Sehingga hasilnya, tidak ada pernah nasabah di Posdaya Sejahterah yang menunggak dalam hal membayar pinjaman kredit,” katanya.

Latifah menyampaikan, melihat kesungguhan dari masyarakat yang menjalankan usahanya berkat ada pinjaman modal usaha dari Tabur Puja. Saat ini ada sekitar 50 permohonan peminjaman modal usaha baru yang diterima Posdaya Sejahterah. Usaha yang diajukan dalam permohonan peminjaman modal usaha itu pun bervariasi, mulai dari perikanan hingga membuka usaha menjahit.

“Bukti kebutuhan masyarakat dengan adanya Tabur Puja ini, ada sekitar 50 permohonan pinjaman modal usaha yang belum ditindaklanjuti. Hal ini dikarenakan, ada keterbatasan untuk menerima permohonan dari masyarakat. Sehingga kami pun belum bisa berbuat banyak hal,” ungkapnya.

Namun ia menyatakan, tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pinjaman modal usaha melalui Tabur Puja itu, telah membuktikan bahwa masyarakat butuh akan bantuan atau pinjaman untuk bisa memperbaiki perekonomian kehidupan, melalui menjalankan usaha.

Sementara itu, Asisten Kredit (AK) KSU Posdaya Dewantara Ranah Minang Unit Tabur Puja, M. Hamdan Arsya mengatakan, keberadaan Tabur Puja di Kelurahan Gates Nan XX mendapat perhantian dan dukungan yang positif dari Pemerintah Kelurahan Gates Nan XX.

“Sebenarnya di Kelurahan Gates Nan XX ini lembaga yang memberikan pinjaman modal usaha ke masyarakat tidak hanya dari Tabur Puja, tetapi juga ada lembaha lainnya. Namun, di Gates Nan XX lurahnya mendukung kami, dan tidak seperti di keluarahan lain, yang ada menilai Tabur Puja pesaing dari lembaga pinjaman modal usaha masyarakat lainnya,” tegas pria akrab disapa Aan itu.

Bahkan Aan menyatakan, sewaktu awal mula ia memperkenalkan Tabur Puja ke masyarakat dan juga Pemerintahan Kelurahan Gates Nan XX pada 2014 lalu, langsung mendapat respon yang positif, tanpa ada halangan dan rintangan. Buktinya, hingga saat ini cukup banyak masyarakat yang terbantu usahanya dengan adanya Tabur Puja.

Supervisor Damandiri Area V Wilayah Sumatera Barat bersama Ketua Posdaya Sejahterah Latifah.

Jurnalis: Muhammad Noli Hendra/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Muhammad Noli Hendra

Komentar