Buat KITAS Baru Melalui Online

119

SELASA, 21 MARET 2017

BALIKPAPAN — Agar perusahaan yang mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA) lebih memahami pengurusan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), Kantor Imigrasi Kelas I Kota Balikpapan melakukan sosialisasi kepada sejumlah perusahaan di Balikpapan dan kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengenai pengurusan permohonan izin tinggal TKA. Apabila pengurusan KITAS tidak dilakukan maka TKA terancam pendeportasian. 

 Petugas kantor Imigrasi Balikpapan sosialisasi ke perusahaan yang mempekerjakan TKA di Balikpapan, Selasa (21/3/2017).

Menurut Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Balikpapan Pamuji Raharja, saat ini pengurusan KITAS dapat dilakukan dengan mudah karena dapat dilakukan melalui online. Melalui online itu pengurus dapat mengisi kelengkapan datanya mulai dari paspor kebangsaan, visa bekerja, surat penjamin dari penjamin, surat keterangan domisili, surat rekomendasi dari Kementerian, dan telah melakukan pembayaran di Bendahara Kantor Keimigrasian sebesar $1.200 per tahun.

“Pengurus KITAS dapat mengunjungi situs kami izin tinggal.imigrasi.go.id. Nanti setelah mendaftar, pendaftar tinggal menunggu email balasan,” jelasnya saat sosialisasi di Balikpapan, Selasa (21/3/2017).

Lanjut Pamuji, dengan kemudahan layanan online ini TKA juga bisa mencetak buku sendiri karena dalam layanan online akan dikirimkan buku Izin Tinggal Terbatas dalam bentuk PDF.

“Dengan layanan online ini maka pendaftar tak perlu berkali-kali datang ke kantor, cukup sekali saja untuk pengambilan foto, sidik jari dan pembuatan kartu,” ujarnya.

Kendati demikian, dalam layanan online untuk sementara berlaku KITAS baru. Kalau perpanjangan masih dilakukan di Kantor.

Untuk diketahui, tata cara pendaftaran pemohon baru ada pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor 41/2016. Adapun perusahaan yang diundang dalam sosialisasi sebanyak 87 perusahaan di Balikpapan dan PPU yang menggunakan TKA.

Dalam kesempatan yang sama, Kasi Status Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Balikpapan Syahrioma Delavino menambahkan sanksi bagi yang tidak mengurus KITAS pada TKA dan sponsor perusahaannya. Yaitu TKA dideportasi dan terkena projustisia.

Sedangkan sponsor diberlakukan peringatan hingga dua kali, bahkan bisa didenda Rp25 juta.

Jurnalis: Ferry Cahyanti/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ferry Cahyanti

Komentar