Bupati Lamsel: Perawat Profesi yang Sangat Mulia

87

JUMAT, 17 MARET 2017

LAMPUNG — Bupati Kabupaten Lampung Selatan, Zainudin Hasan memberi apresiasi kepada para perawat dalam membangun Provinsi Lampung dalam bidang kesehatan terutama para perawat yang tergabung dalam PPNI yang telah memberikan kontribusi kepada masyarakat dan pemerintah dalam bidang kesehatan.

HUT ke 43 PPNI

Zainudin Hasan juga mengingatkan kepada para perawat di Kabupaten Lampung Selatan untuk menjalankan profesi sebagai petugas kesehatan dengan baik dan dapat melayani masyarakat sesuai dengan tugas di tempat masing masing, di antaranya pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas), rumah sakit dan beberapa tempat pelayanan kesehatan.

“Perawat merupakan profesi yang sangat mulia dan tentunya menjadi harapan dalam upaya untuk mendukung kesehatan masyarakat dengan cara promotif, kuratif, preventif dan rehabilitatif,” terang Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan dalam sambutannya di lapangan Korpri Pemkab Lampung Selatan dalam peringatan HUT Provinsi Lampung ke -53 sekaligus HUT PPNI ke-43,Jumat (17/3/2017).

Zainudin Hasan juga mengungkapkan upaya untuk meningkatkan taraf kesehatan ikut didukung dengan tersedianya infrastruktur kesehatan yang cukup memadai seperti danya beberapa Puskesmas rawat inap dan rumah sakit umum daerah yang terus dibenahi dalam bidang infrastruktur termasuk kualitas petugas kesehatan.

“Beberapa tambahan tersebut diantaranya adanya beberapa petugas medis dan dokter spesialis termasuk tenaga perawat,” sebutnya.

Bupati Kabupaten Lampung Selatan, Zainudin Hasan

Pengembangan pelayanan kesehatan juga ungkap Zainudin Hasan akan terus dilakukan dengan membangun sejumlah tempat pelayanan kesehatan di daerah yang belum terjangkau. Namun demikian terkait pembangunan tempat pelayanan kesehatan tersebut ia mengaku masih terbentur anggaran sehingga meski belum ada bangunan fisik namun peran serta sumber daya alam tenaga medis khususnya perawat perlu ditingkatkan.

Terkait peran di Kabupaten Lampung Selatan ketua PPNI Lampung Selatan, Jauhari menyebutkan, jumlah perawat di ujung Selatan Sumatera berjumlah sekitar 413 tenaga yang tersebar di sejumlah Puskesmas dan rumah sakit umum. Sebagian sudah berstatus pegawai negeri sipil (PNS) dan sekitar 190 orang lainnya berstatus sebagai honor atau tenaga kerja sukarela.

Ia menyebutkan, perawat ada yang bertugas di pulau kecil di Lampung Selatan, di antaranya satu tenaga perawat yang ditempatkan di Pulau Sebesi dengan menetap dan bertugas di Puskesmas Pembantu (Pustu). Sementara pulau kecil lain masih bisa dilayani perawat dari daratan dan terjangkau dengan kapal.

“Kita tetap memberi perhatian kepada yang ditugaskan di pulau terpencil berupa insentif dan juga fasilitas lain agar perawat bisa bekerja melayani masyarakat pulau,” ungkap Jauhari.

Upacara HUT PPNI ke-43 dengan tema ”Gerakan Perawat Mendukung Masyarakat Sehat” juga dihadiri oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lampung Selatan, Gerakan Perawat Mendukung Masyarakat Sehat yang ada di Rumah Sakit Umum Dr.Bob Bazaar SKM Kalianda hingga Forum Pimpinan Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lampung Selatan.

Jurnalis : Henk Widi / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Henk Widi

Komentar