Cegah Speed Boat Anak, Dishub Balikpapan Tingkatkan Pengawasan Penyeberangan

0
17

SENIN, 20 MARET 2017

BALIKPAPAN — Untuk mencegah keberadaan motoris speed boat anak-anak di penyeberangan Kampung Baru Balikpapan-Penajam Paser Utara (PPU), akan ditambah jam pengawasan di pelabuhan penyeberangan Balikpapan-PPU. Bahkan, Dishub juga mengancam akan mencabut izin operasional apabila masih ditemukan motoris anak.

Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan, Sudirman Djayaleksana.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, mengungkapkan, aktivitas penyeberangan di Teluk Balikpapan sangat rawan karena jalur lalu lintas lautnya yang padat. Sehingga motoris speed boat anak tidak diperbolehkan.

“Keberadaan motoris anak ini karena pengawasan terhadap trayek yang menghubungkan kota masih minim. Pengawasan petugas Dishub PPU pukul 07.00 hingga 17.00 WITA, kalau di Balikpapan 07.00 WITA hingga 00.00 WITA,” jelasnya, Senin (20/3/2017).

Dalam meningkatkan pengawasan penyeberangan, pihaknya sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan Dishub Kabupaten PPU. Rencananya, mereka akan menambah atau perpanjang jam piket petugasnya.

“Rencananya, setelah melakukan pertemuan Dishub PPU akan memperpanjang piket petugasnya agar pengawasan lebih ketat,” ucap mantan Kepala Bagian Humas Balikpapan ini.

Selain itu, Sudirman mengatakan, sosialisasi dan pembinaan keselamatan angkutan laut terus dilakukan agar tidak menjadikan anak-anak sebagai motoris.

“Kita tak henti-hentinya sosialisasi dan pembinaan keselamatan laut. Dan minta betul-betul memperhatikan agar tak ada lagi motoris anak,” tandasnya.

Sudirman menegaskan, apabila ditemukan motoris anak, maka Dishub Balikpapan akan mengeluarkan surat rekomendasi ke Dishub Provinsi Kaltim.

“Dalam hal ini, kewenangan kami hanya merekomendasikan karena kewenangan ada di provinsi, mengingat wilayah ini berada di dua lokasi yakni Kota Balikpapan dan Kabupaten PPU. Penertiban dan pemberian sanksi juga kewenangan provinsi,” tutupnya.

Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti

Komentar