Cerita Bule Polandia Saat Ikut Acara Umbul Dungo di Desa Glinggang

0
24

KAMIS, 23 MARET 2017

PONOROGO —  Budaya Indonesia memang selalu menarik untuk dipelajari, setidaknya hal inilah yang ada didalam pemikiran Karolina Nieduza warga asing asal Polandia yang sudah tujuh tahun bolak-balik berkunjung ke Indonesia terutama tanah Jawa.

Karolina di tengah acara Umbul Dungo.

Ia menyukai budaya Indonesia terutama saat ritual keagamaan. Karolina merupakan seorang master performance art juga film maker ini tengah menyusun penelitian terkait ritual keagamaan di Indonesia.

Saat terlibat di acara Umbul Dungo, ia mengaku senang dan bangga bisa ikut ambil bagian. “Ini pengalaman pertama saya ikut dalam Umbul Dungo dan ini menarik,” ujarnya kepada Cendana News saat ditemui di lokasi, Kamis (23/3/2017).

Menurutnya, ritual keagamaan dengan cara berterima kasih tidak hanya pada Tuhan tetapi juga berterima kasih pada makanan yang akan dimakan sangat menarik. Bahkan ia melakukan penelitian tentang hal itu.

Saat terlibat dalam umbul dungo, ia berlatih langsung kepada Suprapto Suryo Darmo, seniman budaya Jawa. Melalui Mbah Prapto sapaan akrab Suprapto inilah Karolina belajar berbagai adat Jawa.

Khusus untuk acara Umbul Dungo di Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Karolina sudah berlatih selama 10 hari terakhir.

Mbah Prapto menambahkan ada berbagai jenis Umbul Dungo di antaranya Umbul Dungo Wijoyo Kusumo Terate dan Umbul Dungo Hasto Broto. Keduanya merupakan kegiatan berkirim doa dan ungkapan rasa syukur atas rejeki yang diberikan.

“Karolina ini sangat cinta Indonesia, terbukti ia sudah belajar budaya Jawa sejak tujuh tahun lalu,” cakapnya.

Mengajar warga asing tentang budaya Jawa, lanjut Mbah Prapto, harus mampu membaca pikiran dan perasaannya, tidak hanya mengajar tapi juga mempelajari masing – masing warga asing. “Kesempatan belajar budaya Jawa harus dibuka selebar-lebarnya, supaya tidak lepas dari pengembangan nilai tradisi meskipun hal ini dilakukan oleh warga asing,” pungkasnya.

Jurnalis: Charolin Pebrianti/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Charolin Pebrianti

Komentar