Diperkirakan Pendapatan Daerah Balikpapan pada 2018, Turun

59

RABU, 22 MARET 2017

BALIKPAPAN — Pendapatan Daerah Kota Balikpapan pada 2018, mendatang, diperkirakan akan menurun dari tahun-tahun sebelumnya. Perkiraan itu dengan asumsi pertumbuhan ekonomi di 2018 pada level 2,1-2,4 persen, yang didasari oleh asumsi pertumbuhan nasional yang diperkirakan akan naik secara stabil menjadi 5,5 persen.

Walikota Kota Balikpapan, Rizal Effendi.

Walikota Kota Balikpapan, Rizal Effendi, menjelaskan menurunnya pendapatan daerah kota ini juga dipengaruhi penerimaan Dana Bagi Hasil (DBH) pada 2015 yang mengalami penurunan secara signifikan. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI nomor 249 dan 250 tahun 2015, DBH Balikpapan untuk triwulan IV tahun anggaran 2015 tidak disalurkan sebesar Rp283 miliar.

Kemudian berlanjut pada tahun anggaran 2016, berdasarkan Peraturan Presiden nomor 137 tahun 2015, tentang rincian APBN perubahan TA 2016 mengalami penurunan sebesar Rp446,84 miliar. “Tentu saja penurunannya berdampak pada program kerja, sehingga dilakukan rasionalisasi terhadap belanja daerah pada APBD 2016, baik itu yang sedang berjalan maupun yang belum terlaksana,” katanya, saat Musrenbang Kota Balikpapan 2018, di Aula Pemkot Balikpapan, Rabu (22/3/2017).

Menurut Rizal, akibat rasionalisasi Pemkot Balikpapan juga diperkirakan memiliki kewajiban utang kepada pihak ketiga yang telah menyelesaikan pekerjaan pada tahun anggaran 2016, karena tidak tersedia lagi alokasi anggarannya. “Begitulah kondisinya saat ini, kita akan menyesuaikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, usulan dari sejumlah kelurahan dari musrenbang ada sekitar Rp7 triliun, namun yang disetujui hanya Rp31 miliar. “Kelurahan itu kita patok Rp1 miliar untuk kegiatan infrastruktur dan lainnya, semua kita sesuaikan anggarannya,” tandasnya.

Jurnalis: Ferry Cahyanti/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Ferry Cahyanti

Komentar