DPKP: Lahan Pertanian Tidak Tergarap Maksimal di Balikpapan

0
13

SENIN, 27 MARET 2017

BALIKPAPAN — Meskipun lahan pertanian untuk menanam padi di Kota Balikpapan saat ini mencapai 150 Hektare, namun karena jumlah petani yang sedikit menyebabkan potensi tersebut tidak maksimal. Setiap tahunnya, hanya sekitar 40 hingga 100 hektare yang terolah. 

Kepala Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Balikpapan Yosmianto

Kepala Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPKP) kota Balikpapan Yosmianto menjelaskan minimnya jumlah luas lahan yang ditanam disebabkan jumlah petani di Balikpapan masih sangat sedikit dan belum ada regenerasi. Menurutnya, potensi luas tanam pertanian untuk padi itu cukup luas karena Balikpapan bukan daerah produksi.

“Ya itu kendalanya, petani kita sedikit, yang bertani itu-itu saja belum ada penerusnya. Jadi lahan yang bisa ditanami hanya sekitar 40 hektare lebih. Tahun lalu karena dibantu TNI sehingga dapat mencapai 100 hektar,” jelasnya saat ditemui Senin, (27/3/2017).

Dikatakan, tidak hanya jumlah petani yang minim, kendala pengadaan bibit atau benih padi juga menjadi persoalan. Untuk pengadaan harus mencari ke Kabupaten Kutai Kartanegara dan Samarinda.

Ia menyebutkan, tahun ini petani tengah melakukan masa semai dengan luas tanam 40 hektar. Rencananya juga akan ditanami padi hitam karena panen yang diperoleh akan lebih besar dari beras putih.

Selain itu, Yosmianto mengatakan petani yang menanam tahun ini dilakukan dengan swakelola yang artinya menggunakan dana sendiri karena apabila pemerintah memberikan bantuan, kelompok petani harus berbadan hukum. Hal itu sesuai dengan aturan Permendagri Nomor 14 tahun 2016 tentang pemberian dana bantuan sosial harus berbadan hukum.

“Sejak ada aturan itu ditahun 2016 pemerintah harus memberikan bantuan kelompok petani berbadan hukum. Nanti selanjutnya sudah bisa dikasih bantuan. Tahun lalu kami juga sudah sosialisasi, sebagian kelompok tani sudah mengurusnya,” tambahnya.

Kelompok tani di Balikpapan saat ini berjumlah 130 Poktan. Sementara untuk potensi lahan tanam padi berada di Kecamatan Utara dan Timur.

Jurnalis : Ferry Cahyanti / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ferry Cahyanti

Komentar