Empat Pesan Buat Prajurit Satgas Pamrahwan di Papua

0
19

JUMAT, 31 MARET 2017

JAYAPURA — Empat pesan dari Panglima Kodam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Hinsa Siburian kepada prajurit yang siap diterjunkan daerah rawan pada beberapa wilayah di Papua, guna melaksanakan tugas pengamanan serta bersatu dengan rakyat.

KepalaStaf Kodam XVII Cenderawasih, Brigjen TNI Herman Asaribab  di depan pasukannya.

“Pertama, mantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar senantiasa mendapat bimbingan petunjuk dan perlindungan-Nya dalam setiap pelaksanaan tugas,” kata Kepala Staf Kodam XVII Cenderawasih, Brigjen TNI Herman Asaribab mewakili pesan Pangdam pada kegiatan penutupan latihan pratugas satuan tugas (Satgas) pengamanan daerah rawan (Pamrahwan), Jumat (31/03/2017).

Kedua, dikatakan Herman parjurit diminta pedomani sapta marga, sumpah prajurit, delapan wajib TNI dan hormati Hak Azasi Manusia (HAM) serta tetap pelihara jati diri sebagai prajurit TNI.

Lanjutnya, ketiga prajurit diminta memahami karakteristik daerah operasi untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat terjadi sesuai Standar Operasi Proseur (SOP).

“Keempat jaga keamanan personil materil dan kegiatan, baik selama perjalanan dari daerah latihan ke satuan masing-masing maupun selama proses penyiapan pengamanan daerah rawan,” tutur mantan Komandan Yonif 751 Raider itu.

Sebanyak 10 kompi Satgas Pamrahwan yang telah ditutup hari ini, prajurit terus tingkatkan koordinasi dengan satuan lainnya dan instansi terkait penyiapan perlengkapan serta dukungan operasi selama melaksanakan tugas pengamanan daerah rawan.

“Itu semua harus diaplikasikan dalam tugas mereka. Di kami TNI tak berbicara jumlah orang melainkan satuan. Jadi setiap bicara penugasan, tak berbicara person,” tuturnya.

Satgas Pamrahwan dari Batalyon Infanteri 751/Raider dibawah Kodam XVII Cenderawasih menggantikan satuan sebelumnya yakni Satgas Pamrahwan Yonif 752 CiraYhuda Sakti, Sorong, Papua Barat dibawah Kodam XVIII Kasuari.

Jurnalis: Indrayadi T Hatta/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Indrayadi T Hatta

Komentar