Evaluasi Tata Kelola, Diskominfo Sasar 50 Warnet

78

SENIN, 20 MARET 2017

BALIKPAPAN — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Balikpapan monitoring Pengelolaan Jasa Internet (PJI) dengan menyasar 50 warung internet yang tersebar di seluruh kota Balikpapan. Monitoring itu dilakukan untuk mewujudkan PJI yang berkualitas dan berdampak positif bagi masyarakat yang memanfaatkan layanannya. 

Diskominfo melakukan pemantauan tiga warnet di Kecamatan Balikpapan Barat.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Balikpapan Tatang Sudirja monitoring mulai dilakukan tahun ini sesuai dengan Peraturan Wali Kota Balikpapan Nomor 13 tahun 2016 tentang penyelengharaan jasa internet.

Dalam Perwali itu disebutkan terdapat 23 persyaratan teknis yang harus dipenuhi oleh penyelenggara jasa internet dalam menjalankan aktivitasnya, seperti sistem evakuasi jika terjadi bencana, adanya alarm kebakaran, adanya aplikasi yang dapat menyaring konten pornografi hingga yang hanya menerima pengunjung di atas 18 tahun pada pukul 22.00 hingga 07.00 Wita.

Monitoring ini sesuai Perwali pelaksanaannya seminggu dua kali. Hari ini kami pantau tiga warnet. Kami himbau pengelola bisa jalankan kebijakan Perwali yang ada,” katanya Senin, (20/3/2017).

Dia berharap pengelola warnet dapat mematuhi Perwali. Hingga saat ini  sudah ada beberapa keluhan masyarakat seperti anak usia sekolah yang ke warnet saat jam sekolah hingga area warnet yang tidak sehat karena dipenuhi asap.

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Diskominfo Balikpapan Irfan Taufik menambahkan hasil monitoring hari pertama terdapat masih adanya warnet yang belum melindungi perangkatnya dari akses konten pornografi dan perjudian, serta belum adanya jalur evakuasi saat terjadinya keadaan darurat.

“Dengan temuan ini kami akan melakukan komunikasi yang persuasif kepada pengelola untuk memperbaiki,” tutupnya.

Jurnalis: Ferry Cahyanti/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ferry Cahyanti

Komentar