Insinyur Sipil Bisa Maksimal Membangun Infrastuktur Pertanian

0
14

SENIN, 27 MARET 2017
MAKASSAR — Masih banyak mahasiswa teknik sipil yang tidak mengenal organisasi yang menaungi profesinya. Padahal organisasi profesi itu bisa mendukung karir mereka sebagai insinyur sipil. Dengan masuk organisasi profesi, mereka bisa berperan dalam pembangunan nasional, di antaranya pembangunan pertanian. 

Suasana Seminar Nasional “Maksimal Peran dan Fungsi HATHI di Unismuh Makassar.

 
Demikian ungkap Wahyudi Ramadhan, Ketua Panitya kegiatan “Civil in Progressive” dalam seminar nasional bertajuk “Maksimal Peran dan Fungsi HATHI sebagai Asosiasi Teknik Sipil dalam Pembangunan Nasional” yang digelar di Auditorium Al Amien, Universitas Muhammadyah Makassar, Senin (27/03/2017).

“Kami bertujuan mengenalkan organisasi keteniksipilan. Jangankan organisasi yang ada di dalam kampus organisasi yang ada di luar kampus saja mereka tidak tahu,” kata Wahyudi.

Untuk itu hadir sebagai pembicara pertama adalah Ketua III Bidang SDM dan Sertifikasi Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI) Ir. Eko Subekti.  Mantan Direktur Irigasi Rawa Ditjen SDA kementerian PU menyampaikan bahwa pembentukan HATHI di Bandung pada 1981 untuk mewadahi para serjana teknik sipil untuk dapat mengaplikasikan ilmunya dan dapat membangun baik secara lokal dan nasional.

“Harus diakui bahwa eksistensi HATHI belum terlihat. Para sarjana teknik saja belum  tentu mengetahui adanya HATHI,” ujar Eko. Padahal lanjutnya, kalau saja eksistensi HATHI kuat dan para sarjana teknik tahu organisasi profesinya, bisa bersinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, misalnya.

Hal ini dibenarkan Suprapto, seorang  tenaga teknisi Sumber Daya Air Makassar. Menurutnya tenaga insinyur sipil di bidang air bisa dimaksimalkan untuk membangun infrastuktur pertanian.

“Bahwa ada banyak irigasi dan bendungan di Makassar ini dan semestinya itu bisa diefektifkan untuk pengairan di bidang pertanian untuk pembangunan daerah ini,” kata Suprapto.

Untuk membangun pengairan inilah,  salah satu di antara kiprah para insinyur sipil bisa dimaksimalkan.

Jurnalis: Nurul Rahmatun Ummah/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Nurul Rahmatun Ummah

Komentar