Kades Glinggang Gelar Lomba Hias Orang-Orangan Sawah

0
13

KAMIS, 23 MARET 2017

PONOROGO — Orang – orangan sawah atau yang disebut dengan istilah den-den sawah biasanya digunakan petani untuk menghalau hama burung. Namun, di tangan Kepala Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Rianto, orang-orangan sawah dijadikan ajang lomba kreativitas. Sebanyak 12 RT yang ada di desanya, diwajibkan mengirim 10 orang – orangan sawah yang telah dihias semenarik mungkin agar nantinya bisa memenangkan hadiah. 

Orang-orangan sawah sepasang pengantin.

Menurut Rianto, kegiatan semacam ini baru pertama kali digelar didesanya, antusiasme warganya saat mengikuti lomba ini pun luar biasa.

“Terbukti total ada 150 orang-orangan sawah yang diikutkan lomba,”jelasnya kepada Cendana News di lokasi, Kamis (23/3/2017).

Nantinya, tiap orang-orangan sawah akan dinilai oleh juri. Agar warga tertantang dengan acara seperti ini, Rianto memberikan penghargaan untuk setiap RT.

“Setelah itu baru diambil juara dari seluruh orang – orangan sawah yang ditampilkan,” ujarnya.

Ia pun membebaskan warganya saat membuat orang – orangan sawah. Tapi, saat sudah dipamerkan, ia kagum dengan hasil karya warganya. Berbagai kreativitas dituangkan dalam orang-orangan sawah, mulai dari baju yang digunakan, bentuk serta ukuran yang beraneka ragam. Ada yang terbuat dari pelepah pisang, daun nangka dan jerami, ada yang dicat dan banyak pula yang dipakaikan baju berbagai profesi mulai dari petani, fotografer, juru parkir, pengantin maupun dokter.

“Ada juga yang buat seperti perempuan berukuran besar, ada juga yang buat seperti buto(raksasa.red),” cakapnya.

Sebelum dilakukan penilaian, orang-orangan sawah ini terlebih dahulu diarak keliling desa. Usainya acara lomba ini, rencana Rianto ingin membuat museum orang-orangan sawah di sebuah rumah kosong.

“Harapannya bisa jadi kenang – kenangan dan sumber wisata baru bagi desa kami,” pungkasnya.

Orang-orangan sawah berbentuk buto.
Arak-arakan orang-orangan sawah.

Jurnalis: Charolin Pebrianti/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Charolin Pebrianti

Komentar