Kesebelasan Tuan Rumah Persami Menang Tipis atas Tim Tamu Perseftim

100

SENIN, 27 MARET 2017

MAUMERE — Kesebelesan tuan rumah Maumere, Persami (Persatuan Sepak Bola Maumere) menang tipis 3-2 atas kesebelasan tamu Perseftim (Persatuan Sepak Bola Flores Timur) dalam  pertandingan persahabatan hari kedua Senin (27/3/2017) di stadion Gelora Smador Maumere.

Pelatih Persami, Fredy MBW (baju hitam), sedang memberikan arahan kepada pemain saat babak pertama usai.

Hujan yang mengguyur sebelum pertandingan digelar hingga sebelum turun minum tidak menghalangi kedua kesebelasan menunjukkan permainan terbaik mereka meski hanya sebuah ajang uji coba jelang perhelatan turnamen dua tahunan El Tari Memorial Cup di Ende bulan Juli 2017 nanti.

Baru dua menit pertandingan berlangsung, Aziku Ximenes pemain Persami bernomor punggung 9 sudah membuat suporter Persami bersorak kegirangan. Unggul 1-0 membuat pemain Persami semakin bersemangat menggempur barisan pertahanan Perseftim.

Serangan yang dibangun bertubi-tubi oleh pemain Persami tidak membuat gentar pemain Perseftim yang dikomandoi oleh Rahman Abibakar selaku kapten tim, Serangan yang dibangun Perseftim dari sayap kiri pertahanan Persami sempat membuat barisan pertahanan Persami harus berjibaku menghalau bola jauh ke tengah lapangan.

Kerja keras anak asuhan Fredy MBW untuk menambah keunggulan berbuah sukses. Berawal dari serangan balik, bek Perseftim terpaksa melakukan tekel keras di dalam kotak pinalti saat harus berhadapan dengan penyerang Persami dan membuat wasit Agus Betu menunjukkan titik putih.

Tendangan pelan Nobert mengecoh kiper dan bola bersarang di pojok kanan gawang Perseftim yang dikawal Aji Ali dan merubah kedudukan menjadi 2-0 untuk keunggulan Persami di menit ke 33. Mantan juara El Tari Memorial Cup 2015 ini pun kembali unggul saat Arnold Paso melepaskan tendangan voly yang mengarah ke tengah mistar gawang Perseftim dan membuat Persami kembali unggul 3-0.

Selepas turun minum pelatih Perseftim Gil Martin menarik keluar penjaga gawang  Aji Adi dan memasukkan Zauinudin NK dan taktik ini berhasil, beberapa kali tendangan pemain Persami bisa ditangkap dengan mudah olehnya.

Serangan cepat yang dibangun anak Perseftim di babak kedua dengan mempraktikkan umpan panjang berbuah hasil. Umpan mendatar dari pojok kanan gawang Persami diselesaikan dengan mudah oleh Pedo da Silva dan merubah kedudukan menjadi 3-1 di menit ke 57.

Gol Pedro seakan memacu semangat anak-anak Nagi untuk membalas kekalahan, Memanfaatkan bola mati, tendangan bebas Pedrodi luar garis pertahanan  3 menit berselang masih bisa ditepis kiper Persami. Permainan cepat yang diperagakan kesebelasan Perseftim akhirnya berbuah hasil dengan lahirnya gol kedua dari kaki Baskara di menit 65, Licinnya lapangan turut andil cideranya seorang penyerang Persami dan kiper yang sempat tergeletak beberapa menit di lapangan sebelum ditandu dan dituntun ke luar lapangan untuk mendapatkan perawatan medis.

Pelatih Perseftim Gil Martin yang ditemui Cendana News usai pertandingan mengatakan, pertandingan ini merupakan ajang seleksi pra El Tari dan piala Gubernur NTT dan kesebelasannya sudah sebulan melakukan latihan sebelum pertandingan ini.

“Pemain yang saya bawa rata-rata berumur di bawah 23 tahun dan hanya menyisakan 5 pemain senior yang pernah bermain di El Tari Memorial Cup tapi yang saya turunkan lebih banyak pemain baru,” ungkapnya.

Menurut Gil, anak-anak Perseftim bermain bagus hanya saja saat babak pertama mereka kehilangan pola bermain sehingga kecolongan dan terpengaruh dengan ritme permainan lawan.

“Dengan formasi awal 4-4-3 ternyata tim Persami lebih unggul sehingga di babak kedua  saya terapkan permainan menyerang. Hanya bola itu bundar dan kami harus akui keunggulan Persami dan mereka juga menujukkan sebagai tuan rumah yang baik,” tuturnya.

Sementara itu, Fredy MBW pelatih Persami juga mengakui ajang ini sebagai seleksi pemain yang akan diturunkan dalan turnamen El Tari Memorial Cup nanti di Ende dan dalam dua pertandingan di ajang ini dirinya akan memilih pemain yang akan membawa nama Persami.

“Masih banyak yang harus dibenahi termasuk yang paling utama stamina pemain dan tim kami masih dihuni banyak pemain baru sehingga faktor mental bertanding sangat berpengaruh,” terangnya.

Fredy juga mengakui, pihaknya sedang mencari pola permainan dan materi baku untuk program selanjutnya. Nanti setelah pertandingan ini pihaknya akan kerucutkan lagi pemain yang dipanggil memperkuat tim dan bayangan sudah ada yakni hampir 75 persen nama pemain sudah dikantongi.

Pelatih Perseftim, Gil Martin (baju merah), sedang memberikan arahan kepada pemain saat turun minum.

“Kita harus belajar banyak dari Perseftim, kerja sama tim, organisasi tim dan penyelesaian akhirnya bagus hanya tadi mereka kurang beruntung,” pungkasnya.

Jurnalis: Ebed de Rosary / Editor: Satmoko / Foto: Ebed de Rosary

Komentar