Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot Hormati Sikap Demokrat

53

KAMIS, 16 MARET 2017
JAKARTA — Setelah Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang diusung Partai Demokrat kalah, akhirnya Partai Demokrat memilih tidak bersikap atau tidak menentukan pilihan pada putaran kedua Pilgub DKI 2017. Partai Demokrat juga membebaskan pilihan kepada kader-kadernya untuk menentukan pasangan calon yang akan didukung.

Prasetio Edi Marsudi.

Menanggapi hal itu, Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Gubernur Ahok-Djarot, Prasetio Edi Marsudi, mengaku, menghormati sikap politik yang diambil oleh Partai Demokrat.

?”Mari kita hormati keputusan Demokrat, berbeda dalam soal pilihan politik itu hal yang biasa. ?Saya kira inilah bagian dari warna-warni demokrasi,” kata Prasetyo kepada Cendana News  di DPRD DKI, Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Pria yang akrab disapa Mas Pras itu juga mengapresiasi sekaligus memuji sikap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sylviana Murni yang berbesar hati dengan hasil kompetisi di putaran pertama 15 Februari lalu.

“Kepada Pak AHY dan Bu Sylvi, terima kasih telah menjadi patner politik yang baik untuk demokrasi di DKI,” ujar Pras.

Namun demikian, Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta ini mengaku tak mau terlalu jauh mencampuri wilayah internal partai politik lain.

“Kita hormati pilihan Demokrat, karena biar bagaimana pun itu sudah menjadi keputusan resmi DPP Demokrat,” tandasnya.

Jurnalis: Bayu A. Mandreana / Editor: Satmoko / Foto: Bayu A. Mandreana

Komentar