Khofifah: Jaga NKRI Melalui Laskar Anti Narkoba

25

SELASA, 28 MARET 2017

JAKARTA  — Seluruh warga Muslimat NU di seluruh pelosok negeri harus tetap meneguhkan komitmen menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Upaya itu dapat dilakukan dengan berbagai cara baik di bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, keterampilan dan lainnya. Muslimat NU juga bertekad menjaga NKRI melalui laskar anti narkoba. 

Ketua Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.

Hal ini diungkapkan Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa usai dilantik sebagai Ketuan umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU di Masjid Istiqlal, Jakarta , Selasa (28/03). Acara pelantikan sengaja digelar bersamaan dengan peringatan Hari Lahir Muslimat NU ke-71 yang mengambil tema `Satukan Langkah Membangun Negeri Menjaga NKRI`.

“Kami punya format bagaimana muslimat jaga NKRI. Kita akan tingkatkan operasional laskar anti narkoba. Dulu pernah di Aceh mendeklarasikan, hari ini tongkat komando di masing-masing provinsi kami semangatkan,” ungkap Khofifah.

Upaya ini merupakan wujud  melindungi bangsa dengan melindungi anak-anak kita yang secara sistemik maupun parsial telah dirusak oleh narkoba, pornografi dan seks bebas. Sebanyak 34 Laskar Anti Narkoba telah dilantik dengan keanggotaan terdiri dari Pengurus Wilayah Muslimat NU.

Selain itu, Muslimat NU juga memperkuat layanan sosial melalui 144 panti asuhan untuk merawat anak-anak terlantar serta  merawat lansia dengan membuka panti lansia berbasis pesantren.

Di bidang pendidikan, terang Khofifah,  Muslimat NU memiliki 16.000 TPQ, 13.000 Raudatul Athfal, 9.800 Taman Kanak-kanak, dan 6.400 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Di sekolah-sekolah tersebut, para guru mendidik anak-anak tentang Islam yang Rahmatan lil Alamin, Islam Nusantara, tentang Indonesia yang terdiri dari banyak suku, agama, dan budaya, tentang budi pekerti, dan indahnya toleransi.

Di bidang kesehatan,  Muslimat NU mengelolah banyak klinik kesehatan, salah satunya klinik Hemodialisis yang sudah mengantongi ISO.

“Kita juga memiliki Rumah Sakit Ibu dan Anak serta rumah sakit umum yang dikelola secara profesional oleh Muslimat NU,” ujarnya.

Khusus untuk bidang pemberdayaan ekonomi, Muslimat juga mengelola Koperasi An Nisa’. Saat ini yang berbadan hokum sebanyak 143 koperasi. Sejumlah kerjasama untuk mengentasan kemiskinan dan peningkatan ekonomi masyarakat telah dijalin Muslimat dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Pertanian dan Humpuss Grup.

Junalis: Shomad Aksara/Redaktur: Irvan/Foto: Shomas Aksara

Komentar