Koperasi Tani Makmur, Primadona Masyarakat Bantul

84

SENIN, 27 MARET 2017

JAKARTA — Damandiri Award — Memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, Koperasi Tani Makmur yang berada di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta menjadi primadona warga sekitar. Tercatat hingga kini anggotanya mencapai ribuan. Bahkan karena banyaknya peserta, KUD Tani Makmur membangun unit-unit koperasi di pedukuhan-pedukuhan yang ada di wilayah tersebut.

Manajer Unit Tabur Puja KUD Tani Makmur, Ginanjar Hartanto

Tidak hanya dibanjiri anggota, di bidang pemberdayaan, koperasi ini juga patut diacungkan jempol. Program yang tepat sasaran yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat menjadikannya semakin dicintai. Terdapat beberapa produk unggulan di KUD ini, yakni penjualan pupuk bagi petani, swalayan yang memberikan kemudahan untuk anggota hingga menyediakan barang dagangan bagi pedagang kecil.

“Di KUD Tani makmur ada penjualan pupuk bagi petani yang kekurangan dana, caranya mudah, apalagi bagi anggota Tabur Puja Koperasi,” sebut Manajer Unit Tabur Puja KUD Tani Makmur, Ginanjar Hartanto saat disambangi Cendana News dalam acara nominasi penerima penghargaan Damandiri Award yang digelar di Universitas Trilogi, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (27/3/2017).

Selain pupuk, di swalayan milik KUD juga menyediakan kebutuhan masyarakat dan anggota, barang dagangan yang ada juga diperuntukkan untuk pedagang yang ingin berjualan dengan sistem yang sangat membantu. Dimana, barang yang diambil pagi dapat dibayar pada sore hari.

“Biasanya mereka mengambil barangnya saat pagi hari. Saat pagi mereka mengambil dulu, bayarnya baru sore hari saat barangnya sudah habis terjual,”  jelasnya.

Meski tanpa dinyatakan, apa yang telah dilakukan oleh Koperasi Unit Desa Tani Makmur yang berlokasi di Kecamatan Tirtonirmolo, Kabupaten Bantul, Provinsi DI Yogyakarta dapat dikatakan sudah menunjukkan kerja nyata dalam memperbaiki perekonomian warga dan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya. Upaya-upaya tersebut menjadikannya semakin dicintai, terutama kalangan menengah ke bawah.

Jurnalis : Bayu.A. Mandreana / Redaktur:  ME. Bijo Dirajo / Foto : Bayu.A. Mandreana

Komentar