KPK Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Anggota KPK Palsu

40

SENIN, 20 MARET 2017

YOGYAKARTA — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode Muhammad Syarief, mengimbau masyarakat agar mewaspadai praktik penipuan bermodus KPK palsu. Ia juga meminta masyarakat agar segera melaporkan pada pihak kepolisian jika menemukan pihak tertentu yang mencurigakan dan mengatasnamakan KPK.

Laode Muhammad Syarief

“Banyak sekali penipuan yang mengatasnamakan KPK. Biasanya mereka mengeluarkan lambang-lambang KPK. Jadi tolong kalau masyarakat menemukan yang seperti itu segera lapor polisi,” ujarnya dalam seminar publik bertema Menelusuri Peran dan Kinerja DPR dalam Pemberantasan Korupsi di University Club (UC) UGM, Bulaksumur, Yogyakarta, Senin (20/3/2017).

Laode mengungkapkan, penggunaan nama KPK oleh para pelaku tersebut kerap dipelesetkan, seperti komisi pengawas korupsi dan komisi pemantau korupsi. Mereka juga dikatakan seringkali memakai atribut mirip logo KPK untuk mengelabui korbannya. Termasuk mengatakan sebagai pihak yang bekerja sama dengan KPK.

“Padahal kita saja kalau tugas keluar tidak pernah pakai atribut berlogo KPK. Ini saya ke sini kan tidak pakai logo KPK,” katanya.

Menurut Laode, saat ini sudah banyak pihak yang menjadi korban penipuan bermodus KPK gadungan tersebut.  Adapun modus yang dilakukan adalah dengan mendatangi pemerintah desa dan menakut-nakuti mereka. Misalnya dengan tuduhan penggelapan dana desa dan sebagainya. Tak hanya itu, para penipu juga sering mendatangi orang-orang yang sedang ramai dibicarakan di koran. Kemudian mereka melakukan pemerasan dengan cara mengaku sebagai anggota KPK.

“Sudah banyak yang jadi korban. Bahkan kerugiannya mencapai ratusan juta. Beberapa penipuan itu terjadi di banyak tempat, di antaranya Bogor, Sumatera, Aceh, dan sebagainya,” katanya.

Jurnalis: Jatmika H Kusmargana / Editor: Satmoko / Foto:  Jatmika H Kusmargana

Komentar