Mahasiswa FKM Unhas Bagikan Masker Rayakan Hari TB

67

JUMAT, 24 MARET 2017
MAKASSAR — Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin(FKM-UH) punya cara memperingati Hari TB (Tuberculosis) sedunia. Mereka membagikan masker kepada para pengguna jalan yang lewat di Jalan Ahmad Yani Makassar.

Mahasiswa FKM Unhas membagikan masker.

Sambil membagikan masker, mereka juga mengingatkan cara pemberantasan TB. Mengingat Indonesia masuk dalam peringkat 2 di dunia penyumbang terbanyak penderita TB. Simbol pembagian masker juga agar mengingatkan bahwa bakteri TB dapat terbawa dengan udara.

Menurut salah seorang mahasiswa, Rahma Rahayu banyak orang menderita penyakit ini tidak berobat dengan baik.

“Mereka beranggapan bahwa TB itu tidak dapat disembuhkan dan juga kebanyakan penderita malu untuk melakukan pengobatan,” jelas Ayu pada Cendana News, Jumat (24/3/2017).

Dengan adanyanya pula program pemerintah dalam menekan jumlah TB. yaitu dengan pengadaan pengobatan gratis pada penderita TB. Hal ini efektif dalam menekan jumlah penderita. Para mahasiswa ini juga mengingatkan, bahwa pentingnya menjaga pola hidup sehat.

Ditetapkan Hari TB sedunia yang jatuh pada hari ini. Karena Robert Koch menemukan baktri dan obat TB.

Menurut Fuad Bawardi selaku Kasubag Balai Besar Kesehatan Paru Makassar, isu tentang TB ini sangat serius.

“Untuk di Indonesia sendiri menduduki peringkat ke 2 terbanyak di dunia ini bahkan untuk kasus TBC. Kasusnya di Makassar sendiri dalam tiga tahun ini terjadi peningkatan,” ujar Fuad.

Jika para penderita TB tahap awal tidak teratur meminum obat selama enam bulan,maka tingkat keparahan TB menjadi TB MDR  jika seperti itu maka harus diwajibkan berobat selama 2 tahun obat diminum dan disuntikkan. Untuk membunuh bakteri TB yang hidup pada paru.

Menurut Fuad kuman yang hidup di paru pada penderita TB belum mati melainkan pingsan.

“Kalau seseorang yang menderita TB tidak teratur dalam meminum obatnya, maka hal ini akan membuat bakteri TB tersebut akan kebal,” lanjut Fuad.

Untuk para penderita TB sendiri diwajibkan pada untuk mengunakan masker. Agar tidak menulari orang-orang yang ada di sekitarnya. Dibutuhkan pula ruangan yang memiliki ventilasi udara dan sinar matahari.

Karena bakteri TB tidak akan hidup bila terkena sinar matahari. Jika ada penderita TB di sekitar kita sebaiknya penderita TB tersebut diisolir agar tidak menulari yang lain. Selain itu juga dibutuhkan peran khusus pemerintah.

Jurnalis: Nurul Rahmatun Ummah/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Nurul Rahmatun Ummah

Komentar