Mantan Menkeu Agus Martowardojo Dijadwalkan Bersaksi Sidang KTP Elektronik

0
14

SELASA, 21 MARET 2017

JAKARTA — Persidangan putaran ketiga dalam kasus perkara penyimpangan anggaran proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Nasional yang berbasis elektronik atau e-KTP Nasional tesebut menurut rencana kembali akan digelar di Gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis lusa (23/3/2017).

Agus Dermawan Wintarto Martowardojo.

Sebelumnya diberitakan, dalam persidangan putaran kedua yang dilaksanakan di Gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, setidaknya ada 8 orang saksi yang rencananya akan dijadwalkan hadir dalam persidangan oleh pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan KTP Elektronik.

Namun kenyataannya hanya 6 saksi saja yang hadir, sedangkan 2 saksi lainnya ternyata berhalangan hadir dengan berbagai alasan dan kepentingan. Salah satu saksi yang tidak tampak terlihat hadir dalam persidangan putaran kedua kasus perkara e-KTP adalah Agus Dermawan Wintarto Martowardojo.

Agus Martowardojo menurut rencana akan diperiksa sebagai saksi kasus e-KTP karena yang bersangkutan merupakan mantan Menteri Keuangan pada saat proyek KTP Elektronik tersebut dimulai. Agus Martowardojo saat ini tercatat masih aktif menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia.

Sebelumnya penyidik KPK sempat memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap Agus Martowardojo dalam kapasitasnya sebegai mantan Menteri Keuangan (Menkeu). Agus Martowardojo diperiksa penyidik KPK sebagai saksi terkait kaus proyek e-KTP yang belakangan diketahui telah merugikan keuangan negara sekitar 2.3 triliun rupiah.

“KPK sedang berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengupayakan agar Pak Agus Martowardojo bisa dihadirkan dalam persidangan sebagai saksi untuk terdakwa I (Irman) dan terdakwa S(Sugiharto) dalam kasus perkara proyek e-KTP, yang bersangkutan dalam persidangan kedua kemarin memang berhalangan hadir, mudah-mudahan nanti dalam sidang selanjutnya Pak Agus berkenan hadir untuk didengarkan kesaksiannya” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Selasa (21/3/2017).

Jurnalis: Eko Sulestyono/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Eko Sulestyono

Komentar