Meski Menarik, Jembatan Batu Kojadoi, Minim Promosi

0
25

MINGGU, 26 MARET 2017

MAUMERE — Destinasi wisata di Kabupaten Sikka, khususnya di 17 pulau yang ada di gugusan pulau kawasan Teluk Maumere, baik yang berpenghuni maupun tidak, bila ditata dengan baik dan tetap menjaga keasliannya, akan mendatangkan manfaat bagi perkembangan pariwisata di Kabupaten Sikka.

Jembatan Batu yang menghubungkan Pulau Kojadoi dan Kojagete.

Salah seorang warga Pulau Kojagete yang ditemui Cendana News di Dermaga Wuring, Minggu (26/3/2017), Syukur, mengatakan, selama ini beberapa destinasi wisata yang sering disambangi wisatawan, baik lokal maupun mancanegera, adalah Pulau Pasir Putih Pangabatang dan Pulau Kojadoi yang terkenal dengan jembatan batunya.

Menurut Syukur, jembatan batu sepanjang sekitar 800 meter yang menghubungkan pulau mungil Kojadoi dan Kojagete yang merupakan pusat Pemerintahan Desa, oleh wisatawan dianggap unik karena masih kental nilai tradisionalnya. “Sampai sekarang, jembatannya tidak akan disemen atau diaspal, dan dibiarkan apa adanya agar bisa memberi daya tarik bagi wisatawan. Namun sayang, Pemerintah belum mengolahnya dengan baik,” ungkapnya.

Syukur mengaku heran dengan sikap Pemerintah yang kurang mempromosikan kawasan wisata di Teluk Maumere, termasuk Pantai Pasir Putih Pangabatang yang sangat indah dan sering digunakan wisatawan untuk snorkling di sekitar gugusan kepualauan yang ada di Teluk Maumere tersebut.

Hal senada juga disampaikan Amirudin, salah seorang pemilik perahu motor yang mengaku sering mengantar wisatawan ke Pulau Kojadoi, Pangabatang bahkan Pulau Kaming yang berpasir putih di dekat Pulau Pemana, untuk menyelam. Menurutnya, wisatawan asing tersebut datang bersama pemandu wisata dan biasanya mereka mengetahui destinasi wisata ini, karena dipromosikan oleh agen wisata yang ada di Maumere maupun di Labuan Bajo. “Saya sering sekali antar wisatawan untuk menyelam dan paling banyak mereka yang menginap di penginapan sepanjang pantai di Kecamatan Waigete untuk menyelam di beberapa spot di Teluk Maumere, khusunya di dekat Pulau Babi,” tuturnya.

Pemandangan di sekitar pulau Kojadoi.

Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera, dalam sebuah kunjungannya ke Pulau Parumaan, pada Sabtu (4/3/2017), mengatakan, Pemerintah memang sudah merencanakan pembangunan pariwisata di Pangabatang. Namun, lokasi tanah di pulau ini masih bersengketa di Pengadilan Negeri Maumere antar dua warganya yang mengaku sebagai pemilik sah. Bila sudah ada kekuatan hukum tetap, maka akan dilakukan pengembangan pariwisata di pulau ini. Ansar juga mengaku Pemda Sikka telah menyelenggarakan lomba foto bawah laut pada 2016, dan sudah ada buku tentang hasil foto alam bawah laut Teluk Maumere dan selalu mempromosikannya.

Jurnalis: Ebed De Rosary/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Ebed De Rosary

Komentar