Optimalisasi PAUD yang Berkualitas

40

JUMAT, 31 MARET 2017

SLAWI — Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini, Pusat Pengembangan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Jawa Tengah akan fokus pada peningkatan kualitas sumberdaya tenaga pendidik, kurikulum, serta proses pembelajaran.

Suka (kiri) dan Margono.

Hal tersebut diungkapkan Drs. Suka, M.Pd, saat menghadiri acara sarasehan dengan ratusan guru PAUD se-Kabupaten Tegal bertema Optimalisasi PAUD menjadi Agen Penggerak Gerakan Nasional PAUD Berkualitas, Agen Penggerak Pendidikan Keluarga dan Agen Penggerak Gerakan Pembelajaran Aku Anak Jujur yang bertempat di Taman Rakyat Slawi Kabupaten Tegal, Jumat (31/3/2017). Setelah sebelumnya pemerintah telah merealisasikan program satu desa satu PAUD. Maka sekarang follow up ke depan adalah peningkatan kualitas.

Menurut Suka, usia anak dari nol sampai enam tahun merupakan usia emas yang membutuhkan sentuhan khusus dalam proses perkembangannya. Oleh karena itu, dibutuhkan sentuhan edukatif yang berkualitas sehingga anak tersebut akan menjadi bibit unggul. Oleh karena itu, orang tua juga harus tahu bagaimana cara mendidik anak usia dini agar mampu berkembang dengan baik
.
Pemerintah pusat telah mengalokasikan BOP bahkan menaikkan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk operasional PAUD dari 8 miliar tahun 2016 menjadi 18,5 miliar tahun 2017 untuk Kabupaten Tegal.

“Kami telah menaikkan anggaran BOP PAUD dari 8 miliar menjadi 18,5 miliar. Ini merupakan peningkatan yang luar biasa, lebih dari seratus persen. Tinggal daerah bagaimana ini, turut berkontribusi dalam mengembangkan PAUD,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Margono, M.Si dari Direktorat Jenderal Pembinaan PAUD mengatakan, bahwa Dana Alokasi Khusus (DAK) yang telah digelontorkan pemerintah pusat harus sesuai dengan peruntukannya. DAK ini tidak boleh digunakan untuk honorarium tenaga pendidik. Karena dengan diberlakukannya peraturan, sekolah PAUD hingga SLTP menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota maka pemerintah provinsi hanya bertanggung jawab pada pendidikan sekolah menengah atas.

Pihaknya juga berharap dari pertemuan sarasehan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Tegal Umi Azizah, perwakilan pengelola dan tenaga pendidik PAUD serta pemerintah provinsi dan pemerintah pusat akan mampu berjalan secara sinergi. Jika pemerintah pusat telah serius dalam mengembangkan program pendidikan anak usia dini maka ini pun harus diimbangi dengan keseriusan pemerintah kabupaten untuk turut serius mengembangkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Tegal.

Jurnalis: Adi Purwanto / Editor: Satmoko / Foto: Adi Purwanto

Komentar