Pawai Ta’aruf Meriahkan Rangkaian Pembukaan MTQ ke-46 Tingkat Kabupaten Lampung Selatan

70

SENIN, 20 MARET 2017
LAMPUNG — Ribuan peserta dengan didominasi para siswa sekolah di seluruh Kota Kalianda Kabupaten Lampung Selatan dari mulai tingkat Taman Kanak Kanak (TK), sekolah dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolaj  tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Perguruan Tinggi di Lampung Selatan dan sejumlah Majelis Taklim ikut memeriahkan rangkaian kegiatan pembukaan  Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke -46 tingkat Kabupaten Lampung Selatan. 

Pawai Ta’aruf.

Sebagian besar peserta pawai berasal dari Kota Kalianda, sementara lainnya merupakan perwakilan dari setiap kecamatan yang terlibat dalam MTQ ke-46 tingkat Kabupaten Lampung Selatan. Ribuan peserta gabungan dengan setiap kelompok pawai terdiri dari puluhan hingga ratusan peserta membentuk barisan dengan beragam kostum panjangnya mencapai dua kilometer. Mereka menempuh rute yang harus dilalui sekitar lima kilometer.

Peserta dilepas oleh Wakil Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto. Menurut Nanang dalam sambutannya pawai ta’aruf merupakan bentuk partisipasi dari semua lembaga pendidikan,majelis taklim sekaligus para peserta MTQ dari setiap kecamatan yang akan bertanding dalam kegiatan MTQ dipusatkan di Masjid Kubah Intan Kalianda Lampung Selatan.

“Partisipasi semua siswa sangat antusias dalam pawai ta’aruf ini dan semoga kegiatan untuk menjaring para qori qori terbaik dari kecamatan yang ada di Lampung Selatan dalam MTQ bisa berlangsung dengan sukses,” ungkap wakil bupati saat melepas ribuan peserta pawai Ta’aruf di depan rumah dinas Wakil Bupati Lampung Selatan, Senin (20/3/2017)

Penyelenggaraan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-46 Tingkat Kabupaten Lampung Selatan menurut Nanang akan digelar selama beberapa hari ke depan dari 20 hingga 24 Maret dan dipusatkan di halaman depan Masjid Kubah Intan Kalianda.

Kegiatan MTQ ke-46 merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Bagian Bina Mental dan Spiritual (BMS) Kabupaten Lampung Selatan. Dia menambahkan, ada 6 jenis perlombaan yang akan diperlombakan dalam MTQ tingkat Kabupaten Lamsel ke-46. Keenam jenis perlombaan itu  adalah Tilawatil Quran, Hifzil Quran, Tafsir Quran, Fahmil Quran, Sahril Quran dan khotil Quran.

Para peserta akan menempati tiga tempat penginapan milik Pemkab Lampung Selatan di antaranya di Wisma Atlet, Wisma Kartini dan Wisma Kementerian Agama (Kemenag) Lampung Selatan. Dari sebanyak 17 kecamatan di Lampung Selatan  jumlah peserta MTQ secara keseluruhan dipastikan sekitar 600 orang kafilah. Dengan rincian masing-masing kecamatan mengirimkan 36 orang termasuk  pendamping dalam setiap kontingen. Sementara untuk dewan juri sudah disediakan di Hotel Way Urang Kalianda.

Beberapa tempat pelaksanaan Tilawatil Quran di Masjid Kubah Intan, Hifzil Quran di Aula Sebesi (PKK) atau dikenal dengan wisma Kartini, Tafsir Quran di aula Rajabasa lingkungan Pemkan Lampung Selatan, Fahmil Quran di GSG Kalianda, Sahril Quran di Aula Seandanan dan khotil Quran di Aula MAN I Kalianda.

Sebagai bentuk kompetisi antar qori tingkat Kabupaten Lampung Selatan para pemenang lomba atau kafilah selanjutnya akan mewakili Kabupaten Lampung Selatan pada MTQ tingkat Provinsi Lampung yang akan digelar di Kabupaten Pesawaran pada Bulan April, mendatang.

Sebagian peserta yang melakukan pawai dengan berjalan kaki dengan menggunakan banner masing masing sekolah,sementara sebagian menggunakan drum band yang dimainkan sepanjang pawai berlangsung yang dimainkan oleh para pemain drum band dari setiap sekolah.

Selama pelaksanaan pawai ta’aruf beberapa ruas jalan protokol terpaksa ditutup. Pengamanan pawai  melibatkan personil kepolisian dari Polres Lampung Selatan dan Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan berjaga di setiap perlintasan jalan rute pawai ta’aruf.

Kepala Humas Polres Lampung Selatan,Ajun Komisaris Polisi Sukarman saat ditemui Cendana News di sela-sela pawai mengungkapkan sebanyak 35 personil dari satlantas Polres Lampung Selatan dan anggota Polsek Kalianda disiagakan di beberapa titik selama pawai ta’aruf berlangsung. Beberapa jalan bahkan terpaksa ditutup dan dilakukan pengalihan arus kendaraan agar peserta tidak terganggu kendaraan.

“Kita juga dibantu petugas ambulans dari Puskesmas Kalianda dan dari Rumah Sakit agar tidak terjadi hal hal tak diinginkan kalau kalau ada peserta yang pingsan,” ungkap AKP Sukarman.

Pantauan Cendana News sebagian peserta pawai ta’aruf didampingi oleh para orangtua dan guru sementara sebagian peserta mengenakan pakaian adat serta mengenakan tupping sebagai salah satu simbol pejuang pahlawan Raden Intan II dalam melawan penjajah. Panjangnya pawai membuat beberapa ruas jalan terpaksa ditutup lebih dari dua jam hingga para peserta pawai tiba di Masjid Agung dan Lapangan Korpri Pemkab Lamsel.

Wakil Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto sedang memberikan sambutan (memakai safari abu-abu).

Jurnalis: Henk Widi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Henk Widi

Komentar