Pemanggilan Sandiaga Usai Penyidik Gelar Perkara

83

RABU, 22 MARET 2017

JAKARTA — Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Juwono, memastikan, pemanggilan Cawagub DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno, ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) terkait dugaan tindak pidana penggelapan jual-beli tanah, setelah penyidik usai gelar perkara.

Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Juwono.

Sebab, menurut Argo, Kepolisian Polda Metro telah memberikan kesempatan undangan pertama kepada Sandiaga guna mengklarifikasi terkait kasus tersebut. Polisi membutuhkan Sandiaga untuk memberikan klarifikasi. Namun, karena tidak bisa datang, pihaknya akan memeriksa klarifikasi yang lain.

“Jadi, kita akan konversi yang lain, setelah itu kita melakukan gelar perkara apakah bisa naik sidik apa enggak, kalau naik sidik akan kita panggil,” ujar Argo di Kompleks Polda Metro, Jakarta Selatan, Rabu (22/3/2017).

Sandiaga menjabat sebagai salah satu komisaris perusahaan transaksi jual-beli lahan di kawasan Tangerang Selatan pada 2013. Sedangkan terlapor lain, yakni Andreas sebagai direktur.

“Kemarin Sandiaga dipanggil karena penyidik butuh keterangan dari beliau. Jadi kita hanya tinggal minta klarifikasi lain dan kalau sudah, langsung kita gelar perkara. Jika itu pidana, akan kita naikkan ke penyidikan,” pungkasnya.

Diketahui, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya memanggil calon wakil gubernur Jakarta itu pada Selasa (21/3/2017), kemarin. Namun, Sandiaga tidak bisa menghadiri pemanggilan tersebut dikarenakan harus menjalani agenda kampanye. Serta menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bersama pasangannya, Anies Baswedan, kepada KPK.

Jurnalis: Adista Pattisahusiwa / Editor: Satmoko / Foto: Adista Pattisahusiwa

Komentar