Penilaian Prestasi Sepak Bola di Sikka, tak Berjalan

94

MINGGU, 26 MARET 207

MAUMERE — Kurangnya kompetisi sepak bola di Kabupaten Sikka yang digelar secara reguler, membuat pembinaan di klub-klub tidak berjalan kontinyu, sehingga tidak ada alat ukur prestasi bagi pembinaan persepakbolaan di Kabupaten Sikka.

Kapten kesebelasan Perseftim dan Persami Jakarta berbincang bersama wasit dan pengawas pertandingan sebelum kick off berlangsung.

Demikian disampaikan Adeodatus Buang da Cunha, Manager Benteng Sport Club selaku Ketua Panitia Maumere, pertandingan sepak bola persahabatan antar 3 kesebelasan, Minggu (26/3/2017), di Stadion Gelora Samador Maumere. Menurut Buang, melihat kondisi ini maka Benteng Sikka Sport Club melaksanakan pertandingan segitiga antara kesebelasan Persami Jakarta, Perseftim Flores Timur dan Persami Maumere selama 3 hari sejak 26-28 Maret 2017. “Pertandingan eksibisi ini sebagai ajang silahturahmi sekaligus ajang uji coba pemain serta mengukur kemampuan pemain-pemain muda berbakat untuk dijaring masuk dalam kesebelasan Persami, untuk mengikuti pertandingan El Tari Memorial Cup Juli 2017  di Ende,” ujarnya.

Buang menjelaskan lagi, kesebelasan Persami Jakarta membawa serta 15 pemain dan Persami Maumere beranggotakan 22 pemain, serta Persefetim Flores Timur datang dengan kekuatan 22 pemain yang juga akan diseleksi untuk mewakili Kabupaten Flores Timur di El Tari Memorial Cup.

Ketua Askab PSSI Sikka, Agustinus Boy Satrio, dalam sambutannya mengatakan, Askab PSSI Sikka memberi apresiasi yang sebesar-besarnya kepada panitia Jakarta dan Maumere, yang sudah mendatangkan dua tim untuk bertanding melawan Persami Maumere.

Wakil  Bupati Sikka, Drs. Paolus Nong Susar (ketiga kiri) bersama Manager Persami Jakarta, Persami Maumere dan Perseftim Jakarta serta Ketua Askab PSSI Sikka, saat membuka pertandingan.

Menurut Boy, pertandingan ini akan menjadi ajang seleksi, di mana Askab PSSI Sikka akan melirik pemain-pemain Persami Jakarta untuk memperkuat Persami Maumere dalam pertandingan El Tari Memorial Cup di Ende, nanti. “Kalau ada putra-putra daerah kita yang berprestasi dan menetap di luar daerah yang bisa kami rangkul untuk memperkuat Persami, untuk apa kami harus merekrut pemain dari tempat lain?” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sikka, Drs. Paolus Nong Susar, dalam kesempatan yang sama mengatakan, pertandingan persahabatan ini menjadi ajang untuk melatih kemampuan Persami Maumere yang notabene merupakan juara bertahan El Tari Memorial Cup, yang tentunya memiliki tugas berat mempertahankan gelar juara. “Saya berterima kasih juga kepada kesebelasan Perseftim yang akan bertanding di Turnamen El Tari nanti,  sehingga dengan pertandingan ini, baik Persami maupun Perseftim bisa mengukur sejauh mana kesiapan masing-masing tim,” sebutnya.

Ditambahkan Nong, pertandinagn ini juga sekaligus merupakan sebuah niat mulia untuk mengolahragakan masayarat Flores, dan memasyarakatkan olahraga di Pulau Flores, khususnya sepak bola di Nian Tanah Kabupaten Sikka. “Pesan saya, bertandinglah secara sportif dan tunjukkan keahlianmu dalam seni bermain sepakbola dan jaga persaudaraan hingga turnamen ini berakhir,” pungkasnya.

Jurnalis: Ebed De Rosary/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Ebed De Rosary

Komentar