Penyidik KPK Kembali Periksa Bupati Klaten Sri Hartini

51

RABU, 22 MARET 2017

JAKARTA — Bupati Klaten non aktif yang tak lain adalah Sri Hartini untuk kesekian kalinya masih bolak-balik terus menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK Jakarta, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta   Selatan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Hingga saat ini penyidik KPK setidaknya telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus tersebut, masing-masing Bupati Klaten Sri Hartini dan Suramlan. Suramlan belakangan diketahui merupakan seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Ini merupakan pemeriksaan lanjutan yang dilakukan oleh penyidik KPK terhadap Bupati Klaten Sri Hartini yang juga turut melibatkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi lainnya terkait kasus dugaan penerimaan suap atau gratifikasi senilai miliaran rupiah yang menjerat Bupati Klaten Sri Hartini.

Sri Hartini sebelumnya diberitakan telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh penyidik KPK. Dia diduga terlibat secara langsung maupun secara tidak langsung dalam kaus perkara dugaan penerimaan suap atau Gratifikasi terkait “Jual-Beli” jabatan di lingkungan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Berdasarkan pantauan Cendana News langsung dari Gedung KPK Jakarta, hingga pukul 15:00 WIB, Bupati Klaten Sri Hartini masih berada di dalam untuk kepentingan menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus perkara jual beli jabatan. Sri Hartini tiba di Gedung KPK Jakarta pada sekitar pukul 10:00 WIB, Rabu (22/3/2017).

“SHT (Sri Hartini) Bupati Klaten non aktif kembali menjalani pemeriksaan lanjutan dan dimintai keterangannya oleh penyidik KPK sebagai tersangka dalam kasus perkara dugaan jual-beli jabatan di lingkungan PNS di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Penyidik KPK hari ini juga memanggil beberapa saksi-saksi untuk dimintai keterangannya dalam kasus yang sama,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (22/3/2017).

Hari ini penyidik KPK memanggil beberapa saksi-saksi, masing-masing  Hartono (pengurus PAC PDIP) Kota Klaten dan Arum Widyastuti (Kepala TU SMPN 1 Kebon Arum) Kota Klaten, Jawa Tengah. Keduanya akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Sri Hartini, yang tak lain adalah Bupati Klaten, Jawa Tengah.

Sedangkan Suramlan, seorang oknum PNS Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan oleh penyidik KPK. Saat ini kasus perkaranya sedang dalam proses persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Jawa Tengah.

Jurnalis: Eko Sulestyono/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Eko Sulestyono

Komentar