Perawat Diminta Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat

58

JUMAT, 17 MARET 2017

MATARAM — Selain dokter dan bidan, perawat menjadi salah satu ujung tombak dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama di sejumlah unit layanan kesehatan vital seperti rumah sakit.

Perawat mengikuti upacara HUT ke-43 PPNI

“Momentum PPNI harus bisa dijadikan sebagai ajang introspeksi dan evaluasi. Sejauh mana perawat kita memberikan kualitas pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,” sebut Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Amin di acara hari peringatan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Jumat (17/3/2017).

Dijelaskan, salah satu tolak ukur keberhasilan dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat bergantung pada sejauh mana kualitas layanan bisa dirasakan manfaatnya.

Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin

Selain itu, Amin juga meminta kepada seluruh perawat untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya, guna meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bidang kesehatan.

“Kualitas pelayanan yang baik ditambah kompetensi yang bagus, menjadi bagian penting bagi perawat dalam rangka meningkatkan derajat dan kualitas hidup masyarakat,” katanya.

Muhammad Amin juga meminta kepada seluruh perawat, terutama yang bekerja di rumah sakit umum daerah (RSUD) Provinsi, Kabupaten Kota NTB, supaya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat bisa lebih humanis.

“Harus lebih humanis selama memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pasien yang menjalani perawatan, tanpa membedakan, sehingga masyarakat bisa merasakan kepuasan pelayanan” kata Amin di Mataram, Jum’at (17/3/2017).

Dikatakan, selama ini RSUD menjadi rumah sakit yang masih sering dikeluhkan masyarakat, baik dalam hal pelayanan maupun sikap perawat yang dikeluhkan pasien, terutama pasien dari masyarakat kurang mampu.

Amin meminta para perawat yang bekerja di RSUD milik pemerintah bisa belajar banyak dari rumah sakit swasta yang mampu tampil humanis dalam memberikan pelayanan dengan baik kepada pasien.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. Panca Yunita mengaku terus berupaya mendukung program pemerintah meningkatkan kualitas dan derajat kesehatan masyarakat di NTB.

“Baik melalui peningkatan kemampuan dan kompetensi tenaga perawat yang ada maupun penyeberangan tenaga medis secara merata terutama daerah terpencil dan pedesaan,” katanya.

Ditambahkan, saat ini, khusus NTB jumlah perawat yang tersebar di seluruh rumah sakit pemerintah maupun swasta termasuk klinik yang tersebar di seluruh Kabupaten Kota NTB mencapai 104.318.

Jurnalis : Turmuzi / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Turmuzi

Komentar