Pertamina Minta Pendampingan KPK Terkait Rencana Pembangunan Sejumlah Proyek Strategis

70

SENIN, 20 MARET 2017

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali diminta bantuannya untuk melakukan pengawalan dan pengawasan atau “Supervisi” oleh PT. Pertamina (Persero). Pertamina selama ini memang dikenal luas sebagai salah satu perusahaan Pemerintah Indonesia yang khusus ditunjuk untuk menangani bidang perminyakan dan bahan bakar.

Dirut PT Pertamina Elia Massa Manik.

Terkait dengan hal tersebut, Direktur Utama PT. Pertamina Elia Massa Manik didampingi beberapa pejabat Pertamina lainnya sempat mengunjungi Gedung KPK untuk menemui Pimpinan KPK, Senin (20/7/2017). Elia tampak di Gedung KPK Jakarta sekitar pukul 10:00 WIB.

Kedatangan Elia  dan sejumlah pejabat Pertamina di Gedung KPK Jakarta tersebut ditemui secara langsung oleh Ketua KPK Agus Rahardjo dan Basaria Pandjaitan, salah satu Wakil Ketua KPK. Pertemuan tersebut awalnya dilaksanakan secara tertutup, khususnya bagi para awak media.

Sebelumnya diberitakan bahwa Elia  beberapa hari yang lalu baru saja dilantik sebagai Direktur Utama PT. Pertamina (Persero). Elia menggantikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) sebelumnya, yaitu Dwi Sutjipto.

Berdasarkan pantauan Cendana News langsung dari Gedung KPK Jakarta, tak lama setelah mengadakan pertemuan secara tertutup di Gedung KPK Jakarta, kemudian dilanjutkan dengan menggelar acara jumpa pers dengan para awak media di salah satu ruangan Gedung KPK Jakarta.

“Sebelumnya kami sempat melakukan pertemuan dengan Pimpinan KPK di Gedung KPK Jakarta, ya intinya minta pendampingan dan pengawasan dari KPK, khususnya terkait beberapa proyek strategis di Pertamina, sehingga diharapkan kedepannya tidak ada penyimpangan anggaran dalam pembangunan proyek tersebut,” jelas Elia  saat jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Senin (20/3/2017).

Jurnalis: Eko Sulestyono/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Eko Sulestyono

Komentar