Polwan Bantu Wanita Nyaris Melahirkan di Pelabuhan Bakauheni

168

KAMIS, 30 MARET 2017

LAMPUNG — Personil polisi wanita Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, mengantarkan seorang wanita nyaris melahirkan di Pelabuhan Bakauheni. Wanita bernama Siti Auliya (16),  asal Sungai Lilin Sumatera Selatan yang akan melakukan perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni tujuan Merak tersebut, ditemukan pingsan di Bakauheni karena dalam keadaan hamil tua. Siti Auliya akan melanjutkan perjalanan ke Bandung Jawa Barat.

Aparat mengawal Siti Auliya.

“Awalnya sudah kita minta untuk tetap tinggal di Puskesmas dan menunggu keluarganya datang, namun ternyata akan dijemput oleh salah satu keluarganya di Merak. Kita sudah koordinasikan dengan kepolisian sektor kawasan Pelabuhan Merak,” ungkap Brigadir Dua Ratri Wulandari, saat mengantar wanita asal Palembang tersebut hingga ke dek kapal di dermaga dua Pelabuhan Bakauheni, Kamis (30/3/2017).

Brigadir Dua Ratri Wulandari mengungkapkan, penanganan medis telah dilakukan dengan pemeriksaan oleh bidan dan selanjutnya proses koordinasi juga telah dilakukan dengan pihak pramugari kapal KMP Sebuku. Bersama dua anggota polisi lain dari KSKP Bakauheni, wanita tersebut diantar menggunakan kendaraan hingga ke gangway dan pintu kapal. Saat diantar ke dek kapal wanita tersebut langsung dipilihkan di ruangan khusus untuk beristirahat dan berkoordinasi dengan pramugari KMP Sebuku untuk mendapatkan penanganan secara khusus.

Brigadir Ratri Wulandari selaku Polwan KSKP Bakauheni dibantu oleh Brigadir Pastiko dan Brigadir Freddy mengaku, peristiwa wanita hamil dan akan melahirkan tersebut merupakan peristiwa kesekian yang terjadi di Pelabuhan Bakauheni. Wanita bernama Siti Auliya tersebut mengaku masih ingin melanjutkan perjalanan ke Merak karena sudah dipastikan akan dijemput untuk mendapat penanganan di rumahnya di Bandung.

“Langkah penanganan kepada wanita hamil yang diprediksi akan segera melahirkan telah maksimal kita lakukan dan kita serahkan ke pihak kapal agar dilakukan pengamatan selama perjalanan pelayaran,” ungkap Brigadir Dua Ratri Wulandari.

Siti Auliya (kanan).

Selain memberikan bekal makanan, wanita yang sempat pingsan dan kehabisan ongkos perjalanan saat berangkat dari Palembang ke Bakauheni tersebut juga diberi ongkos jalan oleh pihak kepolisian. Pihak keluarga yang ada di Bandung juga sudah dihubungi oleh kepolisian untuk mengantisipasi perjalanan lanjutan dari Pelabuhan Merak menuju ke Bandung.

Jurnalis: Henk Widi / Editor: Satmoko / Foto: Henk Widi

Komentar