Program Kades Crabak Demi Deso Rasa Kuto

309

SELASA, 21 MARET 2017

PONOROGO –– Desa Crabak, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo termasuk ke dalam salah satu kawasan yang memiliki potensi ekonomi masyarakat yang luar biasa. Mulai dari pertanian, pelestarian kesenian, sentra pembuatan batu bata, pembuat tempe serta kerajinan bambu. 

Gazebo di sekitar lahan pertanian.

Guna memaksimalkan potensi ini, Kepala Desa Crabak, Danang Wijayanto melakukan gebrakan baru yakni pembangunan infrastruktur supaya semakin banyak masyarakat luar mengenal Desa Crabak lebih baik lagi.

Program Danang ini dinamakan Crabak Deso Rasa Kuto yang artinya Crabak merupakan desa tetapi memiliki suasana perkotaan. Program yang tengah berjalan di antaranya, pembangunan gapura di setiap perbatasan desa, pembangunan balai desa yang lebih menarik, pembangunan taman desa, dan gazebo di sekitar lahan pertanian warga.

“Tidak hanya itu juga ada pembangunan drainase persawahan, pembuatan talut sepanjang jalan desa serta penerangan lampu jalan,” jelasnya kepada Cendana News, Selasa (21/3/2017).

Kini Desa Crabak sudah menyelesaikan pembangunan gapura di salah satu perbatasan desa, terdapat lima patung macan bersama sosok pangeran Klono Sewandono. Selain itu juga belasan gazebo sudah tampak berdiri kokoh menghiasi setiap sudut di areal persawahan. Di dalam gazebo terdapat rancangan program pembangunan infrastruktur, selain itu juga mengenalkan potensi yang ada di Desa Crabak.

“Sekarang proses pembangunan talut dan saluran drainase untuk warga yang masih berjalan,” cakapnya.

Dana pembangunan ini, lanjut Danang, diambilkan dari dana Alokasi Dana Dea –Dana Desa (ADD – DD) dan dana BKKD. Untuk dana ADD dan DD anggaran 2016 nanti diarahkan untuk pembangunan papingisasi jalan taman desa.

Taman desa sendiri nantinya difungsikan sebagai tempat rekreasi yang murah meriah bagi warga, mengingat masih sedikitnya jumlah taman yang ada di Ponorogo. Taman ini bisa menjadi salah satu daya tarik agar semakin banyak wisatawan yang berkunjung dan mengenal desa yang dihuni oleh 2215 jiwa penduduk.

“Taman desa nantinya ditempatkan di lokasi perbatasan, yaitu perbatasan Desa Crabak dan Gundik, dan perbatasan Crabak dengan Kunti,” tuturnya.

Ia berharap pembangunan ini cepat selesai dan bisa memberikan kontribusi maksimal dalam pengenalan potensi Desa Crabak kepada masyarakat luas. “Semoga dana dari BKKD bisa terealisasi dan taman desa bisa cepat terwujud,” pungkasnya.

Gapura desa yang sudah dibangun.

Jurnalis: Charolin Pebrianti/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Charolin Pebrianti

Komentar