Ratusan Pramuka Ikuti Perkemahan Saka Wirakartika Koramil 421-03 Penengahan

35

SENIN, 27 MARET 2017
LAMPUNG — Puluhan regu anggota gerakan Pramuka dari berbagai sekolah tingkat menengah atas di wilayah teritorial Koramil 421-03/Penengahan mengikuti kegiatan perkemahan dua hari di lapangan Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan. 

Upacara pembukaan perkemahan di lapangan Kecamatan Penengahan.

Menurut Komandan Koramil 421-03/Penengahan Kapten Infanteri Sukandi, kegiatan perkemahan tersebut digelar mengisi waktu liburan untuk siswa kelas 1 dan kelas 2 selama kelas 3. Gerakan Pramuka Satuan Karya (Saka) Wirakartika di bawah binaan anggota TNI Koramil Penengahan.

Kegiatan ini merupakan wahana pertemuan para pramuka tingkat penegak dalam rangka menggalang rasa persaudaraan, meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia, pengalaman,keterampilan dan wawasan kebangsaan. Kegiatan perkemahan diikuti oleh beberapa SMA di tiga kecamatan meliputi Kecamatan Bakauheni, Kecamatan Penengahan dan Kecamatan Ketapang.

“Perkemahan sengaja digelar selama dua hari dan di lapangan Kecamatan Penengahan yang berdekatan dengan markas Koramil 421-03 Penengahan dihadiri oleh para pembina termasuk dari kwartir ranting masing masing,” terang Sukandi saat dikonfirmasi Cendana News,Senin (27/3/2017)

Sukandi mengungkapkan kegiatan perkemahan Pramuka Saka Wirakartika tersebut  merupakan kegiatan yang positif untuk memberi kesempatan bagi para peserta untuk dapat menyalurkan bakat dalam bentuk kegiatan yang bersifat aktif,kreatif,inovatif dan edukatif. Tujuannya sebagai bagian dari gerakan pramuka di bawah binaan TNI ungkapnya untuk membina generasi muda bangsa Indonesia yang berkepribadian, berakhlak mulia, disiplin, terampil, mandiri dan memiliki semangat bela negara yang tinggi.

Ia menyebut dalam pembinaan Saka Wirakartika meski identik dengan binaan TNI namun dipastikan selama kegiatan perkemahan tersebut tidak akan menggunakan cara-cara kekerasan dan tetap mengedepankan pembinaan yang manusiawi. Sebab sebelumnya ramai dijejaring sosial terkait adanya pembinaan anggota pramuka yang dianggap tidak mencerminkan pembinaan pramuka, seperti memberikan hukuman dengan cara makan di atas rumput.

“Kita tentunya mengetahui hal tersebut dan selama kegiatan dua hari perkemahan ini banyak materi yang diberikan sesuai dengan kecakapan yang harus dimiliki Saka Wirakartika baik yang akan naik pangkat atau baru masuk dalam keanggotaan saka Wirakartika,” ungkap Sukandi.

Pembina gerakan pramuka Saka Wirakartika Koramil 421-03/ Penengahan Sersan Dua Yus Karyanto mengungkapkan kegiatan perkemahan dua hari merupakan bagian dari pembinaan setelah beberapa bulan rutin melakukan latihan di Koramil setiap akhir pekan. Kegiatan perkemahan sekaligus pengukuhan anggota baru dan pengukuhan kenaikan pangkat serta kecakapan khusus para anggota satuan karya Wirakartika.

“Banyak materi yang akan diujikan untuk menentukan lulus atau tidaknya anggota pramuka bisa diterima sebagai anggota Saka Wirakartika,” papar Yus Karyanto.

Peserta perkemahan diberikan materi pokok sesuai kecakapan dalam saka Wirakartika di antaranya krida pionir, krida navrat, krida survival, krida mountaineering, krida penanggulangan bencana alam, ceramah keagamaan, pembekalan tentang bela negara dan materi tentang kepramukaan umum.

Danramil Koramil 421-03/Penengahan Kapten Infanteri Sukandi.

Jurnalis: Henk Widi/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Henk Widi

Komentar