Reformasi DAS Rawan Bencana, NTB Dapat Kucuran Dana Puluhan Miliar

0
20

KAMIS, 16 MARET 2017

MATARAM — Bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), selain disebabkan akibat aksi pembalakan liar dan perambahan yang dilakukan secara tidak bertanggung jawab oleh kelompok masyarakat, juga akibat terjadinya pendangkalan dan kerusakan pada daerah aliran sungai (DAS).
Suasana rapat reformasi DAS dan kawasan hutan di kantor Wakil Presiden.
“Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah pusat akan melakukan reformasi Daerah Aliran Sungai (DAS) di darerah rawan bencana, khususnya bencana banjir. NTB menjadi salah satu daerah dilakukannya reformasi DAS,” kata Juru Bicara Pemprov NTB, Yusron Hadi, di Mataram, Kamis (16/3/2017).
Dikatakan Yusron, khusus untuk NTB, pemerintah pusat menyiapkan dana segar senilai Rp62,9 miliar yang diambilkan dari APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum.
Dana tersebut, nantinya, selain digunakan untuk reformasi DAS juga mengembalikan fungsi kawasan hutan sebagai penyimpan air dan menjaga keseimbangan ekosistem secara keseluruhan di kawasan hutan.
“Melalui reformasi tersebut, pemerintah ingin menyelesaikan akar persoalan penyebab terjadinya banjir, mengingat selama ini kita terlalu fokus pada penyelesaian akibat bencana daripada menyelesaikan penyebabnya” jelas Yusron.
Ditambahkan Yusron, selain melakukan reformasi DAS dan mengembalikan fungsi kawasan hutan, pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR pada 2017 juga akan membangun bendungan di NTB, terutama di kawasan rawan bencana.
“Kita telah diminta Wakil Presiden untuk segera membuat proposal yang ditujukan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BNPB, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Kementerian Keuangan, supaya anggarannya bisa segera dicairkan sehingga programnya bisa langsung dikerjakan,” tutupnya.
Jurnalis: Turmuzi / Editor: Satmoko / Foto: Humas Pemprov NTB

Komentar