Ribuan Warga Miskin di Banjar Terima Bantuan Non Tunai

58

KAMIS, 16 MARET 2017

BANJAR — Rencana pemerintah pusat yang mengkonversi skema bantuan langsung tunai menjadi bantuan pangan non tunai resmi akan direalisasikan tahun ini.

Sri Astuti.

Bantuan yang melibatkan perbankan dengan konsep satu kali bayar itu rencananya akan menyasar sekitar 1,4juta penduduk Indonesia. Khusus untuk di wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, tahap pertama penyaluran bantuan non tunai tersebut telah dilakukan launching pada Februari lalu dan akan menyasar sekitar 2.956 warga kategori kurang mampu dari total 8.717warga kurang mampu.

Kepala Dinas Sosial Kota Banjar, melalui Kabid Pemberdayaan Sosial dan Fakir Miskin, Dra. Sri Astuti, M.Ap., saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/3/2017), mengatakan, jumlah bantuan yang disalurkan ke masyarakat penerima manfaat senilai Rp110 ribu per bulan langsung masuk ke rekening masing-masing penerima manfaat.

Nantinya bantuan non tunai yang disebut e-Vocer itu bisa digunakan untuk membeli bahan pangan di e-Warung yang telah disediakan.

Berbagai bahan pangan yang dapat ditukarkan dengan kartu itu antara lain beras 10 kg, dan gula pasir 2 kg. Sri juga menambahkan bagi warga miskin di Kota Banjar yang tidak menerima e-Vocer sebanyak 5.761 ini tetap akan menerima bantuan yang digulirkan oleh rasta daerah senilai Rp42.500 per bulan atau sebanyak 5 kg beras yang rencananya akan disalurkan pada Maret ini. Dengan harapan mudah-mudahan bantuan yang diberikan oleh pemerintah ini bisa meringankan beban hidup mereka.     

Jurnalis: Baehaki Efendi / Editor: Satmoko / Foto: Baehaki Efendi

Komentar