Santunan Crane Belum Cair, Korban Diminta Bersabar

0
19

RABU, 22 MARET 2017

JAKARTA — Para keluarga korban kecelakaan robohnya crane di Masjidil Haram, Mekah, pada musim haji 2015 yang lalu diharap bersabar. Sebab sampai saat ini Pemerintah Arab Saudi belum mencairkan santunan tersebut lantaran menunggu data korban dari negara lain yang belum lengkap.

Suasana ibadah haji.

Menurut Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, meski belum cair Pemerintah terus mendorong agar santunan tersebut segera bisa dicairkan. Wali Kota Mekkah, Osama bin Fadl Al-Bar, sudah ditunjuk sebagai penanggung jawab untuk mencairkan dana tersebut.

“Ada progres dan info terakhir Wali Kota Mekkah, Osama bin Fadl Al-Bar, sudah ditunjuk sebagai penanggung jawab untuk mencairkan dana tersebut, tinggal menunggu waktu saja,” ungkapnya, usai Rakor Tingkat Menteri Persiapan Pelaksanaan Haji di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (22/3/2017).

Untuk itu, dirinya meminta para korban crane agar bersabar karena hal ini di luar kewenangan Pemerintah Indonesia.

“Ini sudah di luar kewenangan Pemerintah Indonesia. Selain terus berupaya membangun komunikasi, menanyakan hal ini. Ini kan bukan sesuatu hal yang desak-mendesak. Ini sepatutnya adalah kesediaan pemerintah Saudi Arabia untuk memberikan santunan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Lukman menegaskan bahwa proses  pemberian santunan itu akan diawasai Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kedutaan Besar Indonesia di Saudi Arabia.
 
“Yang namanya santunan itu sebenarnya bukan kewajiban. Meski begitu,  Pemerintah Indonesia, Kemenlu, dan kedutaan besar kita di Saudi Arabia terus secara intensif mengawal proses ini dan kalau memang saat ini belum kunjung dicairkan ya tidak ada kata lain untuk bersabar bagi ahli waris para korban,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui,  tragedi robohnya crane di Masjidil Haram, Mekah, pada musim haji 2015 yang lalu memakan korban meninggal dunia sebanyak 11 jamaah haji Indonesia. Selain 11 korban meninggal, ada juga 42 jamaah calon haji Indonesia juga mengalami cidera berat dan ringan. Atas tragedi ini, para ahli waris korban meninggal dan luka dijanjikan akan diberikan santunan dari Raja Salman senilai satu juta riyal (Rp3,8 miliar) untuk korban meninggal dan cacat fisik, kemudian 500 ribu riyal (Rp1,9 miliar) untuk korban luka.

Jurnalis: Shomad Aksara / Editor: Satmoko / Foto: Humas PMK

Komentar